PROBACA.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, buka suara terkait kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah santri setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Pihak pesantren menyampaikan perkembangan kondisi para santri sekaligus memberikan klarifikasi atas kabar yang beredar.
Menurut keterangan Ponpes Manba’ul Hikam, sebagian besar santri yang sebelumnya disebut mengalami dugaan keracunan telah kembali ke pondok. Informasi tersebut disampaikan untuk menjelaskan situasi terkini setelah para santri menyantap MBG.
Pihak pesantren juga membantah kabar yang menyebut adanya santri yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai korban meninggal dunia dinyatakan tidak sesuai dengan keterangan dari Ponpes Manba’ul Hikam.
Kasus ini bermula dari dugaan keracunan pada santri usai mengonsumsi MBG. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai jumlah santri yang mengalami keluhan, kondisi kesehatan masing-masing santri, maupun penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut.
Ponpes Manba’ul Hikam menyatakan sebagian besar santri sudah kembali ke lingkungan pesantren. Keterangan itu menjadi bagian dari klarifikasi pihak ponpes atas pemberitaan dan informasi yang beredar mengenai kondisi para santri setelah menyantap MBG.
Di sisi lain, bantahan mengenai kabar korban meninggal dunia menegaskan bahwa informasi terkait peristiwa ini perlu merujuk pada keterangan resmi pihak pesantren. Tidak terdapat informasi tambahan mengenai langkah pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut dalam keterangan yang tersedia.
Hingga informasi ini disampaikan, pokok pernyataan Ponpes Manba’ul Hikam adalah sebagian besar santri telah kembali ke pondok dan kabar mengenai adanya korban meninggal dunia dibantah. Perkembangan lain terkait dugaan keracunan tersebut belum dijelaskan secara lebih rinci.
Sumber: PRONUSANTARA


















