PROBACA.ID – Sebanyak 725 siswa dan 25 guru di SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, mengalami diare. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut basi.
Informasi mengenai kejadian itu disampaikan dalam laporan yang mengangkat cerita kepala SMAN 1 Lasem mengenai situasi genting ketika ratusan siswa mengalami diare. Peristiwa tersebut melibatkan ratusan warga sekolah, baik dari kalangan siswa maupun guru.
Jumlah warga sekolah yang terdampak terdiri atas 725 siswa dan 25 guru. Dengan demikian, laporan tersebut menyebut total 750 orang di lingkungan SMAN 1 Lasem mengalami gangguan kesehatan berupa diare.
Dugaan sementara mengarah pada menu MBG yang basi. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai jenis menu yang dikonsumsi, waktu munculnya gejala, maupun hasil pemeriksaan yang memastikan penyebab kejadian tersebut.
Situasi itu disebut genting karena jumlah siswa yang mengalami diare mencapai ratusan orang. Keterangan kepala sekolah menjadi bagian dari laporan mengenai kondisi yang terjadi di SMAN 1 Lasem, Rembang.
Hingga informasi yang tersedia, belum dijelaskan secara rinci langkah penanganan terhadap para siswa dan guru yang mengalami diare. Demikian pula belum ada keterangan tambahan mengenai hasil penyelidikan atau pemeriksaan terhadap makanan MBG yang diduga menjadi pemicu.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut kesehatan ratusan siswa dan guru dalam satu lingkungan sekolah. Kepastian mengenai penyebab diare masih memerlukan pemeriksaan serta informasi resmi dari pihak terkait.
Sumber: PRONUSANTARA























