Gugatan Class Action Soroti Batas Penggunaan Claude Max Anthropic

Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge

Sejumlah pelanggan berbayar Anthropic menilai perusahaan menyesatkan konsumen melalui promosi paket Claude Max. Mereka mengajukan gugatan class action yang mempertanyakan apakah informasi mengenai batas penggunaan paket berharga 100 hingga 200 dolar AS per bulan disampaikan secara cukup jelas.

Gugatan yang diperluas itu diajukan oleh sekelompok pelanggan Claude melalui pengacara Monica Vaca dan Kati Daffan. Keduanya pernah bekerja di Federal Trade Commission (FTC) ketika lembaga tersebut dipimpin Lina Khan.

Claude Max merupakan peningkatan dari paket Pro yang dibanderol 20 dolar AS per bulan. Anthropic menawarkan dua pilihan Max, yakni 100 dolar AS per bulan dengan klaim batas penggunaan “5x” dibandingkan paket Pro, serta 200 dolar AS per bulan dengan klaim “20x”.

Namun, dalam gugatan tersebut, angka 5x dan 20x dianggap menyesatkan karena ketentuan detailnya dicantumkan melalui keterangan tambahan. Anthropic sebenarnya menyatakan pelanggan akan memperoleh penggunaan lima atau 20 kali lipat dari paket Pro, tetapi manfaat itu hanya dijanjikan dalam periode sesi lima jam dan tetap tunduk pada batas mingguan.

Baca Juga

Menurut penggugat, kombinasi batas sesi dan batas mingguan tersebut membuat peningkatan kapasitas penggunaan secara keseluruhan jauh lebih kecil daripada yang mungkin dipahami pelanggan dari materi pemasaran Anthropic.

Vaca mengatakan konsumen perlu menelusuri beberapa tautan untuk memahami ketentuan tersebut. “Untuk memahami ini, Anda harus menggali sangat dalam,” kata Vaca. Menurutnya, konsumen harus mengeklik dua tautan berbeda untuk menemukan istilah “sesi”, lalu membuka halaman paket Pro secara terpisah untuk mengetahui definisi istilah tersebut.

Keluhan mengenai ketentuan Claude Max juga muncul di internet. Seorang pengguna Reddit menulis, “Tunjangan mingguan adalah hal yang membuat halaman harga seolah-olah Anda beli. Jendela lima jam bergulir adalah hal yang sebenarnya menentukan apakah Anda bisa bekerja … Ini seperti memberi seseorang tangki bensin yang lebih besar, tetapi tetap membatasi pompa bahan bakarnya hanya satu galon setiap lima jam.”

Dalam wawancara, Vaca menyatakan pengguna Claude kerap menaikkan paket secara spontan ketika menghadapi batas penggunaan saat mengerjakan suatu proyek. Setelah membayar, sebagian pelanggan justru merasa kecewa karena kapasitas yang diterima tidak sesuai harapan.

“Orang-orang melihat bahwa mereka akan mendapatkan penggunaan yang meningkat secara dramatis … Namun, yang kami dengar dari orang-orang adalah bahwa ketika mereka mendaftar, mereka terkejut karena tidak mendapatkan penggunaan yang mereka kira akan mereka dapatkan,” ujar Vaca.

Gugatan ini muncul ketika perusahaan-perusahaan AI menghadapi tekanan untuk meningkatkan profitabilitas dan menanggung biaya operasional yang besar. Dalam sekitar delapan bulan terakhir, pelanggan AI juga disebut kerap mengeluhkan bahwa laboratorium AI meneruskan beban biaya tersebut kepada pengguna melalui layanan berharga tinggi.

Anthropic meluncurkan paket Max pada April 2025. Menurut gugatan, perusahaan baru memberlakukan batas mingguan yang dipersoalkan beberapa bulan kemudian, yakni pada Agustus, ketika Anthropic berupaya bersaing dengan OpenAI.

Dalam peluncuran model terbarunya, Fable 5.1, Anthropic juga menyinggung persoalan biaya. Perusahaan menulis bahwa mereka sedang “menanggapi masukan yang kami terima dari pelanggan mengenai harga” melalui struktur harga model baru tersebut.

Gugatan awal diajukan pada Juli, kemudian ditarik dan diajukan kembali dalam versi class action yang diperluas. Dalam permohonan untuk membatalkan perkara sebelumnya, Anthropic berargumen bahwa informasi mengenai batas sesi tidak sepenuhnya disembunyikan dari konsumen.

“Mengakses informasi penjelas ini … tidak memerlukan apa pun selain mengeklik tautan yang tersedia dalam proses pembelian—padanan digital dari membalik produk untuk membaca label di bagian belakang,” tulis Anthropic dalam permohonan tersebut.

Anthropic tidak menanggapi permintaan komentar terkait gugatan yang diperluas itu.

Vaca membantah anggapan bahwa ketentuan paket tersebut mudah dipahami. “Ini sulit bagi konsumen—mereka tidak tahu apa yang ada di dalam kotak hitam itu,” katanya. “Mereka harus bergantung pada klaim yang diberikan pemasar. Tidak ada cara bagi mereka untuk mengauditnya. Tidak ada cara bagi mereka untuk mengetahui dengan tepat apa yang akan mereka dapatkan… Pada dasarnya, mereka mengambil risiko dan percaya pada pasar yang jujur.”

Vaca menambahkan, perkara tersebut juga dianggap penting karena ia dan Daffan mulai menerima cerita dari orang-orang yang merasa harus membayar biaya langganan AI yang mahal agar tidak menjadi tidak relevan.

***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

Diolah dari sumber Theverge

PILIHAN EDITOR

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.