PROBACA.COM – Mercedes-Benz menutup tahun 2025 dengan performa yang sangat solid di tengah dinamika industri otomotif global yang penuh tantangan. Produsen mobil asal Jerman ini membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan perubahan tren pasar, khususnya pergeseran menuju kendaraan listrik dan segmen premium.
Sepanjang 2025, Mercedes-Benz berhasil menjual total 2,16 juta kendaraan di seluruh dunia, sebuah pencapaian yang mencerminkan kekuatan merek, inovasi produk, serta strategi bisnis yang tepat sasaran.
Kuartal keempat 2025 menjadi periode paling sibuk sekaligus paling sukses bagi Mercedes-Benz. Lonjakan penjualan di akhir tahun didorong oleh kehadiran jajaran mobil listrik dan van listrik terbaru yang mendapat sambutan positif dari konsumen global. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk melaju agresif memasuki tahun 2026 dengan rencana besar yang disebut manajemen sebagai “serangan produk” berskala global.
Strategi “Serangan Produk” Mercedes-Benz Menuju 2026
Memasuki 2026, Mercedes-Benz tidak memilih untuk bermain aman. Sebaliknya, perusahaan bersiap meluncurkan berbagai model baru sekaligus memperbarui lini kendaraan yang sudah ada. Strategi ini dirancang untuk mempertahankan daya saing di segmen mobil mewah, kendaraan listrik, hingga performa tinggi.
Fokus utama strategi ini adalah memperkuat portofolio kendaraan listrik, tanpa mengorbankan identitas Mercedes-Benz sebagai simbol kemewahan, performa, dan inovasi teknologi. Dengan pendekatan ini, Mercedes-Benz ingin memastikan bahwa setiap segmen pasar—mulai dari mobil kompak hingga SUV mewah—memiliki opsi elektrifikasi yang menarik.
Permintaan Mobil Listrik Mercedes-Benz Melonjak Tajam
Salah satu sorotan utama sepanjang 2025 adalah meningkatnya minat konsumen terhadap mobil listrik bertenaga baterai. Pada kuartal keempat saja, penjualan mobil listrik murni Mercedes-Benz melonjak 18% dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa konsumen global semakin siap beralih ke kendaraan listrik, asalkan ditawarkan desain menarik, teknologi canggih, dan kualitas premium.
Pertumbuhan ini tidak terjadi secara kebetulan. Mercedes-Benz secara konsisten menghadirkan mobil listrik dengan jarak tempuh kompetitif, fitur keselamatan mutakhir, serta pengalaman berkendara yang tetap mencerminkan karakter khas merek bintang tiga ini.
Eropa Jadi Pusat Transisi Kendaraan Listrik Mercedes-Benz
Eropa tetap menjadi pasar kunci dalam transformasi elektrifikasi Mercedes-Benz. Sepanjang 2025, kendaraan listrik—termasuk mobil listrik murni dan plug-in hybrid—menyumbang sekitar 40% dari total penjualan Mercedes-Benz di kawasan Eropa. Persentase ini menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat tinggi terhadap teknologi ramah lingkungan.
Beberapa negara bahkan mencatatkan rekor penjualan mobil listrik Mercedes-Benz. Prancis dan Denmark menjadi contoh sukses di Eropa, sementara India muncul sebagai pasar berkembang dengan pertumbuhan signifikan untuk kendaraan listrik bertenaga baterai. Tren ini memperkuat posisi Mercedes-Benz sebagai salah satu pemimpin elektrifikasi di segmen mobil mewah global.
CLA Listrik Baru Jadi Bintang Penjualan dan Raih Penghargaan Bergengsi
Keberhasilan Mercedes-Benz di pasar mobil listrik tidak lepas dari peran CLA listrik terbaru. Sedan kompak ini langsung mencuri perhatian sejak peluncurannya, baik dari konsumen maupun pengamat otomotif. Desain futuristis, efisiensi tinggi, dan performa yang seimbang menjadikannya salah satu mobil listrik paling diminati di kelasnya.
Prestasi CLA listrik semakin lengkap setelah dinobatkan sebagai “Mobil Terbaik Tahun 2026” oleh dewan juri jurnalis otomotif Eropa. Permintaan yang sangat tinggi membuat daftar tunggu pemesanan kini memanjang hingga tahun 2026. Bagi Mercedes-Benz, kondisi ini menjadi bukti bahwa arah desain dan strategi elektrifikasi mereka berada di jalur yang tepat.
Penjualan Van Mercedes-Benz Tumbuh Pesat, Van Listrik Melonjak 46%
Tidak hanya mobil penumpang, divisi Mercedes-Benz Vans juga mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Total penjualan global mencapai 359.100 unit, dengan kuartal keempat mencatat pertumbuhan 18% dibandingkan kuartal ketiga.
Angka yang paling mencolok datang dari segmen van listrik. Penjualan van listrik Mercedes-Benz melonjak hingga 46% secara tahunan. Saat ini, van listrik menyumbang sekitar 8% dari total penjualan global divisi van, dan bahkan mencapai 11% di pasar Eropa.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis, perusahaan logistik, hingga keluarga modern mulai melihat nilai tambah dari van listrik, baik dari sisi efisiensi operasional, kenyamanan, maupun citra ramah lingkungan.
VLE Listrik Baru Siap Hadir sebagai Van Penumpang Mewah
Mercedes-Benz tidak berhenti pada pencapaian tersebut. Pada Maret 2026, perusahaan berencana meluncurkan VLE listrik terbaru. Model ini dibangun di atas platform khusus van listrik generasi baru yang dirancang untuk efisiensi, fleksibilitas, dan kenyamanan maksimal.
VLE listrik diposisikan sebagai “pengangkut penumpang” premium untuk pelanggan pribadi. Kabin luas, material berkualitas tinggi, serta teknologi terkini menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen yang menginginkan van listrik dengan nuansa kemewahan khas Mercedes-Benz.
Model Ikonik dan Segmen Top-End Tetap Jadi Andalan
Meski fokus pada mobil listrik, Mercedes-Benz tetap menikmati penjualan kuat dari model-model kelas atas konvensional. Mercedes-Benz G-Class, SUV legendaris dengan desain kotak ikonik dan kemampuan off-road unggulan, mencatatkan tahun penjualan terbaiknya pada 2025. Pengiriman G-Class meningkat 23%, didukung oleh kehadiran varian listrik yang berhasil menarik segmen konsumen baru.
Divisi performa Mercedes-AMG juga mencatatkan hasil positif. Sepanjang 2025, pengiriman Mercedes-AMG meningkat 7% menjadi 145.000 unit. Capaian ini membuktikan bahwa minat terhadap mobil berperforma tinggi tetap kuat, baik yang menggunakan mesin pembakaran internal maupun motor listrik.
Segmen “Top-End” Mercedes-Benz—yang mencakup model paling mewah dan mahal—kini menyumbang sekitar 15% dari total penjualan global. Angka ini menegaskan bahwa strategi fokus pada kualitas dan eksklusivitas tetap relevan di tengah perubahan industri.
2026: Tahun Spesial 140 Tahun Mercedes-Benz
Tahun 2026 memiliki makna historis bagi Mercedes-Benz karena menandai 140 tahun sejak perusahaan ini menciptakan mobil pertama di dunia. Untuk merayakan tonggak penting ini, Mercedes-Benz menyiapkan gelombang produk baru dan pembaruan model ikonik.
Penyegaran dijadwalkan hadir untuk sedan flagship S-Class, serta SUV premium GLE dan GLS. Pembaruan ini akan menggabungkan kemewahan klasik Mercedes-Benz dengan teknologi digital dan elektrifikasi terkini, memperkuat posisi merek di pasar global.
***











