PROBACA.ID – Dentuman yang terdengar di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau hingga wilayah Bandung mendapat penjelasan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Fenomena tersebut berkaitan dengan energi akustik yang dapat merambat dalam jarak jauh.
Suara dentuman itu muncul ketika Gunung Anak Krakatau sedang mengalami erupsi. Meski sumbernya berada di kawasan gunung api tersebut, bunyi yang dihasilkan tidak hanya terdengar di sekitar lokasi. Energi akustik dari dentuman dapat bergerak dan menjangkau wilayah yang lebih jauh, termasuk Bandung.
PVMBG menjelaskan, kemampuan energi akustik untuk merambat jauh menjadi alasan suara erupsi Anak Krakatau bisa terdengar di daerah yang jaraknya cukup jauh dari gunung tersebut. Dengan demikian, terdengarnya dentuman di Bandung tidak semata-mata ditentukan oleh jarak sumber suara, tetapi juga oleh perambatan energi akustik.
Penjelasan ini disampaikan untuk menjawab pertanyaan mengenai suara dentuman yang terdengar saat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa suara yang berasal dari aktivitas gunung api dapat menjangkau wilayah di luar area sekitar gunung.
Dalam informasi yang disampaikan, PVMBG mengaitkan kejadian itu dengan energi akustik yang merambat jauh. Namun, tidak terdapat keterangan lebih lanjut mengenai rincian teknis perambatan suara, kondisi atmosfer, maupun tingkat kekuatan dentuman.
Karena itu, inti penjelasan PVMBG adalah bahwa dentuman Anak Krakatau dapat terdengar hingga Bandung akibat energi akustik yang mampu merambat dalam jarak jauh. Suara tersebut terdengar ketika gunung berada dalam kondisi erupsi.
Sumber: Detik

























