PROBACA.ID – Minat baca siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok meningkat berkat keberadaan perpustakaan yang aktif serta pelaksanaan program Sahabat Literasi. Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang mendorong siswa untuk lebih dekat dengan buku dan membangun kebiasaan membaca di lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi yang tersedia dari Detik.com, perubahan minat baca terlihat dari kebiasaan siswa SRMP 5 Solok yang kini lebih rajin membaca. Selain membaca di perpustakaan, siswa juga semakin sering meminjam buku untuk dibaca kembali.
Perpustakaan yang aktif menjadi salah satu unsur penting dalam perkembangan kegiatan literasi siswa. Keberadaan fasilitas tersebut menyediakan ruang bagi siswa untuk mengakses bacaan sekaligus menjalankan aktivitas membaca secara lebih rutin. Dalam konteks program Sahabat Literasi, perpustakaan berfungsi sebagai tempat yang mendukung peningkatan ketertarikan siswa terhadap buku.
Program Sahabat Literasi turut memperkuat kebiasaan membaca di kalangan siswa. Melalui program ini, aktivitas literasi tidak hanya berlangsung sebagai kegiatan sesekali, tetapi menjadi bagian dari keseharian siswa di sekolah. Kebiasaan tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas membaca dan peminjaman buku.
Peningkatan minat baca itu juga menunjukkan adanya perubahan pada perilaku siswa dalam memanfaatkan bahan bacaan. Siswa yang sebelumnya belum terbiasa membaca secara rutin kini dilaporkan lebih rajin membaca. Mereka juga menggunakan layanan peminjaman buku sebagai cara untuk melanjutkan kegiatan membaca di luar waktu berada di perpustakaan.
Informasi mengenai peningkatan minat baca siswa SRMP 5 Solok disampaikan dalam laporan Detik.com berjudul “Program Sahabat Literasi Tingkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok”. Sumber tersebut menyoroti hubungan antara perpustakaan yang aktif, pelaksanaan program Sahabat Literasi, serta meningkatnya kebiasaan membaca dan meminjam buku di kalangan siswa.
Dalam informasi yang tersedia, tidak disebutkan hari dan tanggal pelaksanaan program maupun waktu terjadinya peningkatan minat baca tersebut. Tidak terdapat pula kutipan langsung dari pihak sekolah, siswa, atau penyelenggara program dalam bahan sumber yang diberikan.
***
Diolah dari sumber Detik.com























