Texas Mulai Uji Terbang Taksi Udara Listrik

Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge

PROBACA.ID – Texas menjadi lokasi penerbangan perdana dalam program federal Amerika Serikat yang menguji kelayakan pesawat listrik, hibrida-listrik, dan otonom. Pengujian tersebut dimulai pada 10 September 2026, meski aturan untuk teknologi penerbangan baru itu masih dalam proses finalisasi.

Program Advanced Air Mobility and Electric Vertical Takeoff and Landing Integration Pilot Program (eIPP) yang digagas Gedung Putih sebelumnya memilih delapan proyek yang dipimpin pemerintah negara bagian. Texas menjadi proyek pertama yang menjalankan penerbangan resmi, dengan melibatkan tiga perusahaan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal listrik atau eVTOL, yakni Joby, Beta, dan Wisk.

Selama sepekan, ketiga perusahaan itu akan melakukan penerbangan uji untuk memperagakan rute yang berpotensi menghubungkan sejumlah kota dengan bandara regional, termasuk Dallas Fort Worth International Airport. Pesawat yang digunakan tidak akan membawa penumpang.

Pengujian ini akan menjadi perhatian regulator karena mereka ingin melihat kemampuan sistem pengendalian lalu lintas udara di Texas dalam menangani peningkatan aktivitas penerbangan. Di sisi lain, perusahaan peserta berupaya menunjukkan kepada pemerintah federal bahwa pesawat mereka layak memperoleh sertifikasi tipe, yang menjadi syarat sebelum pesawat dapat mengangkut penumpang secara komersial di Amerika Serikat.

Baca Juga

Proses sertifikasi tipe dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Karena itu, Gedung Putih membentuk program percontohan tersebut agar perusahaan dapat mendemonstrasikan teknologinya sebelum seluruh proses regulasi selesai. Melalui eIPP, perusahaan berharap dapat mempercepat jalan menuju pasar dengan mulai mengumpulkan data yang diperlukan untuk sertifikasi.

Gedung Putih menyatakan data dari program itu juga akan digunakan untuk β€œmengembangkan peraturan baru yang memungkinkan teknologi futuristis ini diterapkan secara aman dalam skala besar.”

Perusahaan-perusahaan yang terlibat menyambut pengujian tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan perkembangan penerbangan listrik dan otonom. Mereka menilai teknologi itu berpotensi mengurangi kepadatan kendaraan di perkotaan serta membuka pilihan mobilitas baru bagi masyarakat.

β€œSaya sangat antusias dengan potensi pengangkatan vertikal di Texas, negara bagian dengan infrastruktur, keahlian, dan kemitraan untuk membantu memimpin era berikutnya dalam penerbangan Amerika,” kata JoeBen Bevirt, pendiri sekaligus CEO Joby Aviation.

Beberapa perusahaan sebenarnya telah melakukan penerbangan uji di hadapan publik. Awal tahun ini, pesawat berbentuk menyerupai telur milik Joby mendemonstrasikan rute masa depan antara Lower Manhattan dan Bandara JFK. Namun, penerbangan di Texas menjadi yang pertama dilakukan secara resmi dalam program percontohan baru Gedung Putih.

Uji coba tambahan sedang direncanakan di New York, Utah, Pennsylvania, Louisiana, Florida, North Carolina, dan New Mexico.

Perkembangan penerbangan listrik juga menghadapi sejumlah hambatan. Joby dan salah satu pesaingnya, Archer, tengah saling menggugat terkait dugaan pencurian rahasia dagang dan spionase korporasi. Selain itu, keterbatasan teknologi seperti bobot baterai dan keputusan terkait sensor dapat memengaruhi peluncuran pesawat-pesawat tersebut.

***

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

Diolah dari sumber Theverge

PILIHAN EDITOR

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.