Apple merilis dokumen yang menjelaskan mekanisme privasi di balik fitur Audio Intelligence terbaru setelah memperkenalkannya dalam acara peluncuran iPhone Duo pada Rabu, 9 September 2026. Fitur yang diumumkan mencakup Siri Recap, Live Rewind, Sound Recognition, dan Music Recognition.
Dalam dokumen tersebut, Apple menyatakan audio mentah dari fitur-fitur itu diproses secara lokal dan tidak dapat diakses oleh perusahaan. βAudio mentah dari fitur-fitur baru ditangani dalam perangkat keras khusus, tidak disimpan sebagai file, dan tidak dapat diakses oleh sistem operasi, aplikasi, atau Apple,β kata Apple.
Audio Intelligence mengandalkan Secure Exclave yang terdapat pada chip S11. Chip tersebut digunakan oleh Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4.
Menurut penjelasan Apple, Secure Exclave merupakan kompartemen yang terisolasi secara perangkat keras di dalam chip. Komponen ini memproses data sensor secara terpisah dari bagian sistem lainnya.
Apple menjelaskan, βData yang diproses dan dianalisis di Secure Exclave tidak dapat diakses oleh watchOS, aplikasi, pengguna, atau Apple. Audio dari mikrofon masuk ke Secure Exclave Apple Watch, tempat audio tersebut diproses secara awal untuk ucapan, suara, atau musik, tanpa mentranskripsikan atau menyimpan audio mentah. Buffer ini merupakan aliran yang terus-menerus ditimpa, hanya ada di dalam perangkat keras yang terlindungi, dan tidak pernah membuat rekaman audio.β
Perusahaan juga menyebut pengguna dapat menentukan apakah dan kapan fitur Audio Intelligence aktif. Khusus Live Rewind, pengguna harus mengetuk Digital Crown dua kali setiap kali ingin mengaktifkannya.
Apabila pemrosesan Audio Intelligence perlu diteruskan ke iPhone, Apple mengatakan transfer tersebut dilakukan menggunakan enkripsi melalui Secure Exclave pada kedua perangkat.
Selain itu, pengguna dapat memilih teks yang ingin disimpan dari Siri Recap dan Live Rewind. Teks yang dihasilkan Audio Intelligence akan disinkronkan dengan enkripsi end-to-end apabila pengguna memakai kode sandi perangkat serta mengaktifkan autentikasi dua faktor iCloud.
Penjelasan tersebut menjadi bagian dari upaya Apple menerangkan cara perusahaan menggabungkan fitur βambient listeningβ berbasis kecerdasan buatan dengan perlindungan privasi pengguna.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber Theverge

























