PROBACA.ID – Isar Aerospace berhasil meluncurkan roket orbital komersial sepenuhnya pertama Eropa. Perusahaan asal Jerman itu mengirim roket dua tahap Spectrum ke orbit rendah Bumi dari sebuah bandar antariksa di Norwegia.
Keberhasilan tersebut diraih setelah upaya pertama pada Maret 2026 berakhir sekitar 30 detik setelah peluncuran. Pada percobaan itu, roket mengalami kecelakaan, jatuh ke laut, dan meledak.
Dalam siaran pers, CEO sekaligus salah satu pendiri Isar Aerospace, Daniel Metzler, mengatakan pencapaian ini menandai terbukanya akses peluncuran dari Eropa daratan.
βHari ini, Isar Aerospace membuka ruang angkasa dari Eropa Daratan. Peluncuran terus menjadi hambatan terbesar bagi industri antariksa global dan mulai hari ini terdapat alternatif nyata bagi pelanggan komersial dan institusional β¦ Eropa kini memiliki akses berdaulat ke ruang angkasa. Kami telah memasuki babak baru bagi penerbangan antariksa Eropa,β ujar Metzler.
Sebelum pencapaian Isar Aerospace, Eropa sebagian besar mengandalkan Arianespace dan Avio untuk peluncuran. Kedua perusahaan tersebut memperoleh pendanaan besar dari pemerintah.
Keberhasilan ini dinilai penting dalam kondisi politik global saat ini. Negara-negara Eropa mungkin memandang Amerika Serikat sebagai mitra yang kurang dapat diandalkan, sementara akses terhadap roket Soyuz Rusia telah terputus setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency juga menjadikan kebijakan βbuy Europeanβ sebagai salah satu landasan kebijakannya. Kehadiran Spectrum memberi pelanggan komersial dan institusional di Eropa pilihan tambahan untuk menggunakan layanan peluncuran dari perusahaan di kawasan tersebut.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber Theverge

























