Volvo XC40 PHEV Kembali dengan Gemini AI dan Sensor Baru

Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge
Sumber Theverge

PROBACA.ID – Volvo mengumumkan kembalinya XC40 plug-in hybrid (PHEV) dengan pembaruan besar pada desain, teknologi kabin, dan sistem keselamatan. Model ini dijadwalkan tiba di dealer pada awal tahun depan setelah sekitar tiga tahun tidak dipasarkan.

Selama XC40 PHEV tidak tersedia, Volvo tetap menjual XC40 mild hybrid di Amerika Serikat dan sejumlah pasar lain, bersamaan dengan SUV listrik EX40. Versi plug-in hybrid terbaru diposisikan sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan konsumsi bahan bakar lebih efisien, tetapi belum siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Volvo sendiri sebelumnya telah membatalkan target untuk hanya menjual kendaraan listrik pada 2030. Namun, produsen otomotif tersebut belum mengungkap rincian sistem penggerak XC40 PHEV terbaru, termasuk pilihan mesin, motor listrik, jarak tempuh, maupun kapasitas baterainya.

Dari sisi eksterior, XC40 terbaru mengusung interpretasi baru atas lampu LED khas Volvo yang dikenal sebagai β€œThor’s Hammer”. Perubahan lain mencakup gril depan, bumper, kap mesin, dan sayap depan. Bagian belakang juga diperbarui melalui desain lampu, bumper, serta pintu bagasi.

Baca Juga

Volvo menyediakan tiga pilihan pelek diamond-cut untuk SUV ini, dengan ukuran 18, 19, dan 20 inci.

Pembaruan terbesar hadir di dalam kabin. Layar infotainment beresolusi lebih tinggi kini berukuran 11,2 inci dan menjalankan antarmuka pengguna terbaru Volvo. Sistem tersebut dirancang agar navigasi dapat dilakukan lebih cepat dengan jumlah sentuhan yang lebih sedikit.

Asisten suara yang digunakan adalah Gemini buatan Google. Teknologi ini dapat membantu merencanakan rute, mencari lokasi tertentu dan jalur alternatif, serta mengelola pesan. Volvo juga meningkatkan pengisi daya ponsel nirkabel dan menambahkan solusi penyimpanan yang lebih praktis.

Untuk aspek keselamatan, XC40 mendapatkan platform perangkat lunak dan sensor baru yang dirancang mendukung pencegahan tabrakan secara real-time, kemudi darurat otomatis, serta pengereman darurat otomatis.

Pembaruan sensornya meliputi radar depan dan radar sudut baru, kamera depan baru, radar sudut belakang baru, 12 sensor ultrasonik baru, serta kamera parkir baru. Perangkat tersebut mendukung sejumlah fitur keselamatan tambahan.

Fitur itu mencakup peringatan pembukaan pintu yang memberi tahu penumpang ketika ada pesepeda melintas, bantuan perpindahan lajur, dan dukungan pengikut lajur yang diklaim lebih mulus saat perjalanan jauh. Volvo juga menawarkan kamera 3D/360 derajat sebagai fitur opsional untuk membantu manuver pada kecepatan rendah dan proses parkir.

Akhil Krishnan, Interim Lead untuk 30 dan 40 Series di Volvo Cars, mengatakan pembaruan tersebut ditujukan untuk menghasilkan XC40 yang lebih baik.

β€œDengan meningkatkan desain, teknologi, dan fitur keselamatan XC40, kami telah menciptakan versi XC40 terbaik sejauh ini,” kata Krishnan dalam pernyataan. β€œModel yang sudah populer ini kini siap untuk terus menjadi salah satu mobil terlaris kami selama bertahun-tahun ke depan.”

Volvo berharap peningkatan pada desain, teknologi, dan keselamatan dapat memperkuat daya saing serta memperpanjang keberadaan SUV kecil tersebut di pasar.

***

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

Diolah dari sumber Theverge

PILIHAN EDITOR

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.