
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n
Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n
Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n
Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n
Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n
Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n
BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n
\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n
Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n
BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n
Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n
Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n
\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n
Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n \u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n \u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n \u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n \u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n ***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6244,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 06:39:11","post_date_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content":" PROBACA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri dan Kejaksaan Agung membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan yang dituding berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran.<\/p> Sahroni mengatakan dukungan penegakan hukum itu perlu mencakup pengawasan, pencegahan, hingga penindakan. \u201cKomisi III meminta Polri dan Kejagung memberi bantuan penuh kepada agenda Mentan, yang ingin menyikat mafia pangan sampai ke akar-akarnya. Maksimalkan seluruh aspek penegakan hukum, mulai dari pengawasan, pencegahan, hingga penindakan,\u201d kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (16\/10\/2026).<\/p> Menurut Sahroni, praktik mafia pangan tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal.<\/p> \u201cJangan sampai praktik seperti ini terus dibiarkan dan makin merugikan masyarakat, petani, dan peternak lokal. Karena mereka ini sudah lama jadi hama, domino effect-nya berbahaya sekali bagi ekonomi, mereka memanipulasi pasar,\u201d ujar dia.<\/p> Ia juga menegaskan pemberantasan mafia pangan berkaitan dengan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan Presiden Prabowo Subianto.<\/p> \u201cJangan sampai mafia pangan justru mengalahkan agenda swasembada pangan yang sedang diwujudkan dan dipertahankan oleh Presiden Prabowo. Karena dari yang sudah-sudah, mafia pangan inilah salah satu biang kerok yang merusak harga pasar, mengacaukan keseimbangan pasokan dan permintaan, lalu ujung-ujungnya mematikan petani dan peternak kita sendiri. Maka negara harus hadir memberantas parasit ini,\u201d tegas Sahroni.<\/p> Sebelumnya, Andi Amran Sulaiman menuding mafia pangan berada di balik tingginya harga ayam dan telur di pasaran. Ia menilai ada pihak-pihak yang sengaja mempermainkan harga sehingga konsumen harus membayar mahal, sementara peternak justru merugi akibat rendahnya harga jual.<\/p> Tudingan itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Ia menyoroti kondisi ketika harga ayam dan telur di tingkat konsumen meningkat, tetapi ribuan peternak justru mengg<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sahroni Minta Polri dan Kejagung Basmi Mafia Pangan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 06:39:11","post_modified_gmt":"2026-10-15 22:39:11","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sahroni-minta-polri-dan-kejagung-basmi-mafia-pangan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6238,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 04:40:01","post_date_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content":" PROBACA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menguji coba teknologi dry ice atau es kering untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat digunakan dalam uji coba tersebut.<\/p> Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.<\/p> Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan rencana tersebut saat meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14\/10).<\/p> Herman Deru mengatakan, persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk kesiapan pesawat dan bahan yang digunakan. Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.<\/p> \"Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,\" ujar Herman Deru.<\/p> Teknologi tersebut diuji untuk melihat potensinya dalam membantu mengurangi dampak kabut asap dan memperbaiki kualitas udara. Pada tahap awal, penebaran sekitar 1,5 ton dry ice direncanakan berfokus di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap.<\/p> \"Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,\" katanya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Sumsel Uji Coba 1,5 Ton Dry Ice Atasi Kabut Asap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 04:40:01","post_modified_gmt":"2026-10-15 20:40:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/sumsel-uji-coba-15-ton-dry-ice-atasi-kabut-asap\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6234,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 02:48:20","post_date_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content":" PROBACA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti ego pemimpin saat membahas tantangan membangun Jakarta. Menurut dia, pembangunan Ibu Kota membutuhkan kepercayaan dan kemauan bekerja sama tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.<\/p>\n\n Pramono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum sekaligus peresmian gedung Universitas Ciputra Jakarta di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, Kamis (15\/10\/2026). Ia sebelumnya bercerita mengenai upayanya membangun Jakarta melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha.<\/p>\n\n Dalam kesempatan tersebut, Pramono menilai ego menjadi salah satu persoalan dalam kepemimpinan.<\/p>\n\n \u201cSalah satu problem bangsa ini, egonya kegedean. Terutama pemimpinnya. Begitu jadi pemimpin, maunya cuma dirinya sendiri yang pengin dilihat,\u201d kata Pramono.<\/p>\n\n Pramono mengatakan dirinya berusaha tidak lagi mempersoalkan serangan yang datang selama menjalankan tugas sebagai gubernur. Ia menegaskan hal terpenting baginya adalah bekerja untuk Jakarta.<\/p>\n\n \u201cKalau saya, mungkin udah nggak punya ego, jadi saya nyantai aja. Diserang juga oke, nggak diserang juga nggak apa-apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n Pramono kemudian berseloroh bahwa dirinya telah lama menghadapi berbagai dinamika dalam menjalankan pekerjaan di dunia pemerintahan.<\/p>\n\n \u201cTetapi memang Jakarta ini lucu. Apa, suhunya banyak banget, pesilatnya banyak banget. Untung saya ini pesilat lama juga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n Pramono juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan atau trust<\/em> dalam pemerintahan. Ia mencontohkan penerapan transparansi dalam proses perizinan, termasuk yang berkaitan dengan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).<\/p>\n\n Untuk membuat proses perizinan lebih transparan dan mengurangi ruang bagi praktik yang tidak semestinya, Pramono menyebut telah menerbitkan Pergub Nomor 11 Tahun 2026.<\/p>\n\n \u201cSaya sebenarnya memotong tangan saya sendiri, saya memotong kewenangan saya sendiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n Menurut Pramono, kepercayaan merupakan modal penting dalam pemerintahan.<\/p>\n\n ***<\/p>\n DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pramono Anung Soroti Ego Pemimpin dan Transparansi Perizinan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 02:48:20","post_modified_gmt":"2026-10-15 18:48:20","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pramono-anung-soroti-ego-pemimpin-dan-transparansi-perizinan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6228,"post_author":"9","post_date":"2026-10-16 00:43:19","post_date_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content":" PROBACA.COM - Dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) Bandung diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan mahasiswa. Ratusan mahasiswa kemudian menggelar aksi penolakan terhadap dosen terduga di halaman kampus Unpas Lengkong, Rabu (14\/10).<\/p> Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez Ilhammy, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menampung aspirasi mahasiswa yang sebelumnya ramai di media sosial.<\/p> \u201cKami sebagai kelembagaan di BEM FH Unpas menjadi fasilitator untuk kita wadahi aspirasi-aspirasi tersebut. Oleh karena itu, kami meng-up press release pada hari Senin sebelumnya, untuk mengadakan mimbar bebas untuk membuat forum terbuka dari mahasiswa kepada pihak fakultas,\u201d kata Salvez usai aksi demonstrasi, dilansir detikJabar, Kamis (15\/10\/2026).<\/p> Menurut Salvez, dugaan kasus itu bermula dari laporan yang masuk melalui media sosial. Laporan-laporan tersebut kemudian disampaikan kepada BEM FH Unpas. Dalam kasus ini, belasan mahasiswi diduga menjadi korban.<\/p> \u201cUntuk terakhir itu kita mendapat ada 13 laporan, dan terdapat kurang lebih 4 sampai 6 terduga dugaan pelaku,\u201d tuturnya.<\/p> Salvez mengatakan pihaknya prihatin terhadap dugaan pelecehan tersebut dan menuntut keadilan.<\/p> \u201cIni sangat ironi ya, karena di mana kita belajar di sini untuk menegakkan keadilan, menegakkan hukum, tapi di dalamnya itu di belakangnya nilai-nilai hukum tersebut disedai oleh oknum-oknum yang berada di Fakultas Hukum itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p> Menanggapi kasus tersebut, Rektorat Unpas menyatakan akan menonaktifkan oknum dosen yang diduga terlibat. Pernyataan itu disampaikan Wakil Rektor I Unpas, Prof Cartono.<\/p> Cartono mengatakan kasus tersebut sebelumnya ramai di media sosial pada 10 Oktober 2026. Kasus itu berkaitan dengan tuduhan adanya dosen yang melakukan pelecehan di Universitas Pasundan.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Dosen Unpas Diduga Cabuli Belasan Mahasiswa, Akan Dinonaktifkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 00:43:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 16:43:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/dosen-unpas-diduga-cabuli-belasan-mahasiswa-akan-dinonaktifkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n
Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n