\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

BERITA TERBARU

\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sebelumnya, muncul infografis yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pertamina akan menerapkan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai Jumat, 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Dengan keputusan ini, masyarakat tidak diberlakukan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan, sebagaimana rencana yang sebelumnya beredar.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, muncul infografis yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pertamina akan menerapkan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai Jumat, 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Kepastian pembatalan tersebut disampaikan Agung, perwakilan Pertamina Patra Niaga, pada Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dengan keputusan ini, masyarakat tidak diberlakukan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan, sebagaimana rencana yang sebelumnya beredar.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, muncul infografis yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pertamina akan menerapkan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai Jumat, 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

Sebagai gantinya, PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM untuk mengantisipasi antrean panjang dan laporan kekosongan stok di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).<\/p>\n\n\n\n

Kepastian pembatalan tersebut disampaikan Agung, perwakilan Pertamina Patra Niaga, pada Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dengan keputusan ini, masyarakat tidak diberlakukan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan, sebagaimana rencana yang sebelumnya beredar.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, muncul infografis yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pertamina akan menerapkan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai Jumat, 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4
\n

PROBACA.COM<\/strong> \u2013 Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Sulawesi Utara (Sulut) dipastikan batal.<\/p>\n\n\n\n

Sebagai gantinya, PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan BBM untuk mengantisipasi antrean panjang dan laporan kekosongan stok di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).<\/p>\n\n\n\n

Kepastian pembatalan tersebut disampaikan Agung, perwakilan Pertamina Patra Niaga, pada Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dengan keputusan ini, masyarakat tidak diberlakukan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan, sebagaimana rencana yang sebelumnya beredar.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, muncul infografis yang menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pertamina akan menerapkan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai Jumat, 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema tersebut, kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil atau genap direncanakan mendapat giliran pengisian BBM sesuai tanggal yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, optimalisasi operator dan nozzle SPBU juga disebut sebagai bagian dari upaya mengurai antrean kendaraan, khususnya di Manado dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n

Namun, rencana pembatasan tersebut tidak berlanjut menjadi kebijakan yang diterapkan di SPBU wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Berawal dari Usulan Pemprov Sulut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Rainier Nicko Dondokambey, mengusulkan penerapan sistem ganjil-genap kepada Pertamina Patra Niaga Sales Area Sulutenggo.<\/p>\n\n\n\n

Usulan itu tertuang dalam surat Nomor 542\/438\/DESDMD tertanggal 15 Oktober 2026, perihal Penanganan Antrean Panjang BBM di SPBU Wilayah Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu poin dalam surat tersebut berisi usulan pembatasan pengisian BBM bersubsidi berdasarkan angka ganjil dan genap pada nomor polisi kendaraan di seluruh SPBU di Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Langkah itu diajukan untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n\n\n\n

Pihak pemerintah provinsi menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan rekomendasi kepada Pertamina. Keputusan mengenai penerapan kebijakan sepenuhnya berada di tangan perusahaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Persoalan antrean BBM juga disebut tidak hanya terjadi di Sulawesi Utara, tetapi turut ditemukan di daerah lain, termasuk Bali.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, kemudian menegaskan bahwa rencana penerapan sistem ganjil-genap tersebut tidak jadi dilaksanakan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTidak jadi dilaksanakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Pertamina Tambah 3.000 Kiloliter Pertalite<\/strong><\/h2>\n\n\n\n

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga memilih menambah pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi antrean di SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Pasokan tambahan Pertalite yang disiapkan untuk wilayah Sulawesi Utara mencapai 3.000 kiloliter. BBM tambahan tersebut disalurkan melalui Integrated Terminal Bitung.<\/p>\n\n\n\n

Penambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Sebelumnya, Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong koordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menangani antrean panjang serta laporan kekosongan BBM di beberapa SPBU.<\/p>\n\n\n\n

Dengan batalnya penerapan sistem ganjil-genap dan adanya tambahan pasokan Pertalite, penanganan antrean BBM di Sulawesi Utara selanjutnya bergantung pada pelaksanaan distribusi serta koordinasi antara pemerintah daerah dan Pertamina.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Penerapan Ganjil-Genap SPBU di Sulut Batal","post_excerpt":"Rencana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sulut dipastikan batal.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"penerapan-ganjil-genap-spbu-di-sulut-batal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:56:18","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:56:18","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6246","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6219,"post_author":"1","post_date":"2026-10-15 22:55:46","post_date_gmt":"2026-10-15 14:55:46","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) untuk mewaspadai sebaran kabut asap yang telah berdampak pada seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut hingga 16 Oktober 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap terbawa pergerakan angin dari arah tenggara hingga menyelimuti wilayah udara Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, mengatakan BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap sebaran asap tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026,\u201d kata Dhira di Manado, Kamis (15\/10\/2026), seperti dilansir Antara.<\/p>\n\n\n\n

15 Kabupaten dan Kota Terdampak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Dhira menyebutkan, terdapat 15 wilayah di Sulawesi Utara yang terpapar kabut asap. Wilayah tersebut mencakup empat kota, yakni Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, kabupaten yang terdampak meliputi Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.<\/p>\n\n\n\n

BMKG meminta masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para pemangku kepentingan di sektor penerbangan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten\/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,\u201d ujar Dhira.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat Diimbau Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Selain meningkatkan kewaspadaan, koordinasi lintas instansi dinilai diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas penerbangan maupun mobilitas masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

BMKG juga mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap menyelimuti wilayah setempat. Masyarakat disarankan menggunakan masker, menutup jendela ketika asap terasa pekat, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan guna mencegah kondisi yang dapat memperburuk sebaran asap.<\/p>\n\n\n\n

Dhira mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan sebaran kabut asap.<\/p>\n","post_title":"BMKG: Seluruh Wilayah Sulut Terdampak Kabut Asap hingga 16 Oktober","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bmkg-seluruh-wilayah-sulut-terdampak-kabut-asap-hingga-16-oktober","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-16 07:47:19","post_modified_gmt":"2026-10-15 23:47:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6219","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6025,"post_author":"1","post_date":"2026-10-12 18:51:29","post_date_gmt":"2026-10-12 10:51:29","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor. Penghargaan ini menjadi momentum bagi Yulius untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Di hadapan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., civitas akademika, dan para praja, Yulius menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenganugerahan ini bukanlah sekadar tanda kehormatan pribadi. Lebih dari itu, penganugerahan ini adalah panggilan tanggung jawab, sebuah amanah, dan tantangan moral untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,\u201d ujar Yulius.<\/p>\n\n\n\n

Pesan untuk calon aparatur negara<\/h1>\n\n\n\n

Selain menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya, Yulius memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan para praja IPDN agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.<\/p>\n\n\n\n

Ia menekankan pentingnya membangun aparatur negara yang disiplin, berintegritas, kreatif, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Yulius, keberhasilan pemerintahan dan pembangunan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, calon pamong praja dituntut tidak hanya menguasai urusan administratif, tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat dan menawarkan solusi nyata.<\/p>\n\n\n\n

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence<\/em> (AI), serta pemanfaatan big data<\/em> dan perubahan ekonomi global, turut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh aparatur pemerintah.<\/p>\n\n\n\n

Yulius mengingatkan bahwa birokrasi harus terus beradaptasi agar mampu bekerja lebih efektif dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.<\/p>\n\n\n\n

Pemimpin harus hadirkan solusi nyata<\/h1>\n\n\n\n

Dalam sambutannya, Yulius juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas sekaligus mengayomi. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membangun sinergi dengan masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menjawab persoalan pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup ditunjukkan melalui kewenangan atau kebijakan administratif. Pemimpin juga harus memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata.<\/p>\n\n\n\n

Pesan tersebut, menurut Yulius, sejalan dengan nilai-nilai kepamongprajaan yang menempatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab aparatur negara.<\/p>\n\n\n\n

Kepada para praja, ia mengajak calon aparatur pemerintahan agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, bukan sekadar mengikuti perubahan yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cJangan pernah mau sekadar menjadi penumpang yang duduk manis di dalam kendaraan. Jadilah pengemudi dan penggerak perubahan!\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian serta mendorong penerapan nilai-nilai kepamongprajaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Yulius, kehormatan tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa, dan negara.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Gubernur Sulut Yulius Selvanus Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN","post_excerpt":"Penghargaan ini menjadi momen untuk menegaskan kembali pentingnya integritas, tanggung jawab, dan pengabdian dalam pemerintahan.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"gubernur-sulut-yulius-selvanus-terima-penghargaan-kartika-pamong-praja-madya-dari-ipdn","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-12 19:00:23","post_modified_gmt":"2026-10-12 11:00:23","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6025","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5752,"post_author":"3","post_date":"2026-10-09 10:18:07","post_date_gmt":"2026-10-09 02:18:07","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5577,"post_author":"3","post_date":"2026-10-08 11:09:11","post_date_gmt":"2026-10-08 03:09:11","post_content":"\n

PUKUL <\/strong>09.00 Wita, Selasa 15 September 2026 telepon berdering. Di ujung sana suara Fauzi Permata, sahabat sekaligus Humas PT J Resources Bolaang Mongondow (JBRM).<\/p>\n\n\n\n

\u201cSo di mana. Acara so mulai. Kamari jo?,\u201d<\/p>\n\n\n\n

\u201ciyo\u2026iyo\u2026\u201d hanya dua kata itu yang keluar dari mulutku.<\/p>\n\n\n\n

Sekira enam hari sebelumnya, dia mengabari kalau saya dalam daftar peserta pelatihan jurnalis dari Tempo Institute.  <\/p>\n\n\n\n

Dalam hati saya sudah berkata, ini kesempatan emas belajar lagi.<\/p>\n\n\n\n

Masalahnya, saya salah mengingat jadwal. Entah karena pengaruh musim kemarau memasuki bulan ke kelima, agenda itu saya kira hari Kamis lusa. <\/p>\n\n\n\n

Saya bergegas, semua agenda empat hari kedepan ditunda. Termasuk menengok putriku di Manado.<\/p>\n\n\n\n

Di Ruang Paloko Kinalang, Hotel Sutan Raja, disinilah kami belajar dari Selasa hingga Kamis (15\u201317 September 2026) di kelas Tempo Institute yang diinisiasi PT JBRM.<\/p>\n\n\n\n

Judul utamanya: Menggali Cerita, Mengangkat Makna, Teknik Storytelling  untuk menulis kisah ESG yang kuat dan berdampak.<\/p>\n\n\n\n

Setelah...<\/h2>\n\n\n\n
\"dari
dari kiri: Purwani Dyah Prabandari, Philipu Parera, Gunawan Wicaksono dan Yudono Januar adalah mentor Tempo Institute <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Setelah registrasi, mataku mencari kursi kosong, tertuju di meja bulat bagian kanan. Di kelompok ini Fauzi juga penghuninya, meski mantan Pemred Radar Bolmong tak banyak duduk tenang. Sebagai tuan rumah, ia lebih sering mondar-mandor memastikan kegiatan berjalan.<\/p>\n\n\n\n

Saya ketinggalan momen pembukaan oleh Presiden Direktur PT JRBM Anang Rizka Noor.<\/p>\n\n\n\n

Bukan saya paling terakhir masuk kelas. Menyusul Supardi Bado (Diding) yang sedang berjuang menyelamatkan kakaonya dari ganasnya musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Saya menoleh kebelakang, rupanya sosok berseragam JRBM yang buka acara tadi duduk di deretan kursi di sudut belakang ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Secarik kertas ditangannya. Sesekali ia menulis, kemudian mengangkat wajah mengamati isi ruangan.  Pembawaannya tenang, wajah menyimpan guratan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n

Belakang saya tahu, kelas ini memang punya arti khusus baginya. Mantan Vice President Corporate Communications PT Pertamina itu seperti sedang membawa sebuah potongan masa lalu ke dalam ruangan kelas.<\/p>\n\n\n\n

Dan kami belum tahu bahwa kami semua akan menjadi bagian dari cerita itu.<\/p>\n\n\n\n

Hanya empat dari enam meja terisi peserta. Dua meja kabarnya tidak jadi datang. Meja di tengah itu kemudian ditempati oleh para mentor Tempo Institute. Membuat tata letak interaksi mentor dan murid lebih aktraktif.<\/p>\n\n\n\n

Kami dibagi dalam empat kelompok dengan nama-nama dalam bahasa Mongondow. Ada Motampot, yang berarti bagus atau baik. Di sinilah saya bersama Diding, Yunita Datalamon, Agung Dondo, Randi Manangin, Sandy Bawoel dan Gery Rayesaputra Liangga.<\/p>\n\n\n\n

Di depan kami ada Bulawan, yang berarti emas. Di sisi kiri depan, Due\u2019, durian. Sementara di belakangnya, Bantong, anoa.<\/p>\n\n\n\n

Specialist...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
Presiden Direktur J Resources Bolaang Mongondow Anang Rizkani Noor diskusi dengan peserta kelas Tempo Institute di sela-sela makan malam (kiri). Salah satu karyawan J Resources dikerjaain membuat semua tertawa. (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Specialist Corporate Communications J Resources, Lita Regina Lubis, Asti Sekar dan satu rekannya mengambil tempat di sudut kanan belakang justru tak kalah antusiasnya. Meski ikut mengurusi kegiatan, Regina haus belajar ilmu jurnalis dari Tempo Institute.<\/p>\n\n\n\n

Di depan fasilitator kegiatan Boi Hariyadi \u2013Mas Boi, sapaanya\u2014minta peserta menulis harapan dan kendala kami ikut kegiatan. Kertas-kertas kecil ditempel di \u201cDinding Belajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tapi dari sanalah kelas ini mulai terlihat. Semua momen diabadikan oleh Oktav Singal dan Theza Gobel.<\/p>\n\n\n\n

Boi dengan jam terbang tinggi selalu mencairkan suasana saat ngantuk menggantung di mata. Kala penentuan poin di kelompok, disinilah serunya. Aksi saling sindir antar kelompok, lemparan jokes bikin riuh.<\/p>\n\n\n\n

Permainan berhadiah bikin antusias. Saya dapat buku \u201cJejak Panjang Investigasi bersama Tempo\u201d dari tebakan: kata baku. Hadiah tumbler diborong dua penghuni Bulawan, Dori Djola dan Sintya Bojoh Ketua PWI Sulut sebagai peserta pertama hadir di kelas.<\/p>\n\n\n\n

Pemateri pertama dari eks Wartawan Senior Tempo  Yudono Januar: Kode Etik dan Prinsip Jurnalis. Mas Dodong mengingatkan para jurnalis tetap memegang teguh KEJ ditengah himpitan media sosial.  <\/p>\n\n\n\n

Karena paling banyak aduan di Dewan Pers adalah verifikasi, antaranya sumber merasa tidak pernah dikonfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Penguji komptensi jurnalis di LPDS Jakarta ini mengangkat contoh kasus: kepala desa yang enggan beri keterangan lewat telepon, ingin bertemu langsung dengan pewarta yang jaraknya cukup jauh.<\/p>\n\n\n\n

Bagaimana jika menghadapi situasi seperti itu? Apakah beritanya tetap tayang, ataukah harus menemui langsung ke sumber?. Kami diminta berpikir, berdebat dan menguji argumen.<\/p>\n\n\n\n

\u201cBerhati-hati bukan berarti takut. Tetap berprinsip cover both side<\/em>, cek and ricek. Tidak berniat jahat,\u201d pesannya dengan latar belakang di layar dua cover Tempo \u201cPoles-Poles  Beras Busuk\u201d dan \u201cMain Serap Gabah Rusak\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Saat...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Suara heboh saat Kelompok Bantong mendapat penilai tertinggi (kanan) mentor secara bergiliran mendiskusikan tugas diberikan kepada peserta kelas Tempo Institute (foto: JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Saat sesi ritual ishoma. Hampir semua peserta merangsek tak sabar ke \u201carea hisap\u201d di balkon belakang. Tempat ini jadi ajang guyon. Terkadang percakapan jauh lebih liar daripada diskusi di dalam kelas. Sesekali mentor datang gabung. Menghabiskan satu-dua batang dengan kopi secangkir. Batas guru dan murid menjadi semakin tipis.<\/p>\n\n\n\n

Sesi kedua  liputan dan menulis berita oleh Eks Manging Editor TEMPO English, Purwani Dyah Prabandari \u2013Mbak Ndari\u2014.<\/p>\n\n\n\n

Materinya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi wartawan: 5W+1H, piramida terbalik, lead<\/em>, angle<\/em>, hingga memilih kutipan. Tetapi justru hal-hal dasar itulah yang sering perlu diingat kembali.<\/p>\n\n\n\n

 \u201cKami perlu merefresh, sebagai pengingat,\u201d kata Idham Malewa senior saya waktu kami di bawah payung Jawa Pos Grup.<\/p>\n\n\n\n

Mbak Ndari yang energik ini mengingatkan  straight atau hard news dan feature yang \u201cmemorable<\/em>\u201d karena reportingnya, kreativitas penulisnya, dan kaya dengan ekspresi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHard news bukan berarti tulisan yang kering \u2014 prioritasnya akurasi, kejelasan, dan relevansi.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Peserta langsung praktek menulis. Tulisan itu tidak sekadar dikumpulkan.  Dibedah satu per satu oleh ahlinya.<\/p>\n\n\n\n

Di situlah kami mulai merasa bahwa kami bukan sedang mengikuti pelatihan biasa. Kami sedang diajak masuk ke laut yang jauh lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n

Di hari kedua, Rabu 16 September 2026. Kami diminta mengevaluasi materi hari pertama. Masing-masing kelompok menunjuk \u201cguru\u201d yang harus menjelaskan kembali materi kepada anggota kelompok lain.<\/p>\n\n\n\n

Suasana berubah kocak. Fahmi Ghazali Gobel pendiri Media Totabuan menjalankan peran sebagai guru dengan serius.<\/p>\n\n\n\n

Rahman...<\/h2>\n\n\n\n

Rahman Ismail yang punya Telegrafnews lebih ekspresif lagi sampai muncul celetukan:  \u201cGuru\u2026 angkat kami sebagai muridmu!\u201d tawa kembali memenuhi ruangan.<\/p>\n\n\n\n

Giliran Philipulus Parera membawa materi feature dengan teknik storytelling. Gaya dan karakter majalah Tempo melaporkan sebuah berita yang kuat, berdampak membuat pembaca masuk ke dalamnya.<\/p>\n\n\n\n

Menurut lulus Universitas Katolik Atmajaya, storytelling dengan plot yang membedakan dengan jurnalisme tradisional. Teknik bertutur memikat pembaca yang didalamnya jurnalisme naratif, bercerita karakter subjek, deskripsi dengan gaya penulisan fiksi.<\/p>\n\n\n\n

Storytelling yang dibungkus feature perlunya angel, sudut pandang untuk memulai. Jurnalis menjukan kisahnya bukan menjelaskan. Dan semua panca indra difungsikan saat wawancara dan pengumpulan informasi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cHidupkan sifat manusia pada benda atau alam yang diliput,\u201d kata Bang Philip menunjuk tulisannya dilayar: \u201cBosnia-Herzegovina, Setelah 24 Tahun\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n

Kalimat itu kemudian seperti tinggal di kepala saya. Karena tiba-tiba saya sadar: sebuah berita bukan hanya tentang apa yang terjadi<\/em>.<\/p>\n\n\n\n

Tetapi tentang bagaimana pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Seharian penuh materinya rada-rada hard<\/em>. Pembawaan Bang Philip yang telah menyelesaikan studi S2 International Communication di Leeds University, Inggris dengan gaya bertuturnya yang interaktif ini mampu kami dicerna mudah.<\/p>\n\n\n\n

Apalagi kisah-kisah liputan Redaktur eksekutif koran Tempo ini jadi inspirasi. Seperti membongkar kasus besar \u201cjejak licin saudagar kaya\u201d. Hingga memburu sumber ke luar negeri hanya untuk konfirmasi.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi materi Bang Philip dengan penugasan peserta mendeskripsikan objek di sekitar pelatihan dan menulis perencanaan peliputan konser artis. Para mentor mengulas semua hasil karya.<\/p>\n\n\n\n

Motampot...<\/h2>\n\n\n\n

Motampot mendesprsikan kukis pisang (nagasari) yang kami taruh di tengah meja. Diding mewakili kelompok mengambil gaya tulisan sastra. Poin tertinggi dibungkus.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, Regina tak mau ketinggalan mendeskripsikan kukis pisang dengan gaya puitis. Justru dijiwai saat mempersentasikannya. Diganjar poin tinggi juga.<\/p>\n\n\n\n

Sementara, Pak Anang \u2013sapaan kami\u2014 ikut mengamati sedari awal materi hingga merasakan atmosfir kelas yang riuh.  Sesekali mantan Wakil Presiden Komisaris Kiroyan Partners memberikan tanggapan.<\/p>\n\n\n\n

Hari ke tiga, Kamis 17 September 2026. Seharian kelas untuk Redaktur Foto Tempo, Gunawan Wicaksono. Pria dengan gaya khas rambut panjang, kumis dan janggut tumbuh lebat ini banyak menampilkan foto-foto dilayar, membuat kami menikmati saat diulas satu demi satu.<\/p>\n\n\n\n

Salah satunya, Faisal Amu (ProBMR) dari kelompok Due\u2019 yang berpengalaman di dunia fotografer begitu serius mengikuti sesi ini.<\/p>\n\n\n\n

Pengambilan gambar, kata Mas Gun,  adalah penempatan objek utama yang terdiri dari enam zona. Gambar harus bicara. Penulisan caption foto harus memenuhi unsur 5W+1H+1 S yaitu keamanan. Caption bukan hanya keterangan foto, tapi bagian penting utama sebuah karya cepretan.<\/p>\n\n\n\n

Sesi praktek lapangan. Setelah diberi waktu 40 menit, foto hasil kelompok dibedah dari berbagai aspek. Pak Anang ikut mengomentari. Persaingan ketat terjadi. Foto kelompok Motampot karya Randi Manangin mengambil objek aktifitas pengeringan padi poin tertinggi.  Randi yang menikahi wanita Poyowa Besar inilah menderek motorku yang mogok di hari ketiga pelatihan.<\/p>\n\n\n\n

Hal-hal kecil seperti itu ternyata juga menjadi bagian dari cerita pelatihan. Karena storytelling bukan hanya apa yang sengaja kita cari. Kadang ia justru muncul dari sesuatu yang tidak direncanakan.<\/p>\n\n\n\n

Tiap malam usai pelatihan, peserta dan mentor makan bersama di tempat berbeda-beda. Ngobrol bebas. Dan karokean. Semua digilir dipandu oleh Fauzi yang memiliki darah anak band.<\/p>\n\n\n\n

Tiga malam berturut-turut Pak Anang ikut nimbrung<\/em> dengan peserta. Diajak diskusi dan bercanda bersama, sesekali membuat kami tertawa lebar.<\/p>\n\n\n\n

Di ruang kelas, ia adalah penyelenggara presdir perusahaan tambang emas terbesar di Sulut. Di meja makan, ia menjadi bagian dari cerita.<\/p>\n\n\n\n

Agenda...<\/h2>\n\n\n\n
\"\"
(kiri) Philip Parera menyerahkan sertifikat kepada peserta. (kanan) Presdir JRBM Anang Rizkan Noor menyerahkan piagam penghargaan kepada enam peserta terbaik kelas Tempo Institute di Kotamobagu (foto\/JRBM)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n

Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n

Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n

Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n

Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan  ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n

Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan,  \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n

Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n

Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n

Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n

Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n

Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n

Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n

Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n

Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n

Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n

Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n

Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n

\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5345,"post_author":"10","post_date":"2026-10-02 14:12:54","post_date_gmt":"2026-10-02 06:12:54","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Kontestasi Pemilihan Sangadi (Pilsang) Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, mulai menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kontestasi tersebut adalah Sofyan Sineke. Ia menyatakan siap maju sebagai bakal calon Sangadi alias Kepala Desa Bulawan Satu dengan basis dukungan dari Dusun III.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Sofyan, keikutsertaannya dalam Pilsang bukan semata-mata tentang memenangkan kontestasi. Ia membawa gagasan untuk mendorong pembangunan desa yang lebih terbuka, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, seorang Sangadi tidak hanya dituntut mampu menjalankan pemerintahan desa, tetapi juga harus hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n

Dalam visi yang diusungnya, Sofyan ingin \u201cMewujudkan Desa Bulawan Satu yang maju, transparan, mandiri, sejahtera, serta berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.\u201d<\/p>\n\n\n\n

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi, di antaranya meningkatkan pelayanan pemerintahan desa yang cepat, terbuka, adil, dan mudah diakses seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan juga mendorong pembangunan yang merata dengan memperhatikan kebutuhan setiap dusun dan tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n

Di bidang pemberdayaan, ia menekankan pengembangan potensi ekonomi masyarakat, usaha masyarakat, pertanian, perkebunan, serta sektor-sektor produktif lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, ia berkomitmen mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa agar masyarakat dapat mengetahui arah serta manfaat pembangunan desa.<\/p>\n\n\n\n

Keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian dari misi yang ditawarkannya. Sofyan turut menyoroti pentingnya penguatan pelayanan sosial, termasuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga ingin membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan berharap kehadirannya dapat membawa warna baru dalam Pilsang Desa Bulawan Satu. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan, kesempatan, serta ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDesa ini milik kita bersama. Karena itu, pemerintah desa harus hadir untuk masyarakat, mendengar suara masyarakat dan bekerja bersama masyarakat,\u201d ucap Sofyan, pada Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Sementara itu, salah satu warga Desa Bulawan Satu, Hamdi Derek, turut menyampaikan pandangannya mengenai sosok yang layak memimpin desa tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Menurut Hamdi, ukuran seorang pemimpin desa tidak semata-mata dilihat dari kondisi ekonomi maupun latar belakang seseorang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMenjadi Sangadi itu bukan dilihat dari ekonominya, tapi lihat apakah mampu membawa perubahan dan desa lebih maju, adil dan transparan,\u201d kata Hamdi.<\/p>\n\n\n\n

Dengan mulai munculnya sejumlah gagasan dan bakal calon, masyarakat Desa Bulawan Satu, khususnya Dusun III, memiliki ruang untuk menilai visi, rekam jejak, serta komitmen para kandidat dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan.<\/p>\n\n\n\n

Sofyan Sineke menyatakan siap bertarung, bekerja, dan membawa aspirasi masyarakat untuk mendorong perubahan Desa Bulawan Satu ke arah yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sofyan Sineke Nyatakan Siap Bertarung di Pilsang, Bawa Gagasan Perubahan untuk Bulawan Satu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sofyan-sineke-nyatakan-siap-bertarung-di-pilsang-bawa-gagasan-perubahan-untuk-bulawan-satu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-02 14:12:56","post_modified_gmt":"2026-10-02 06:12:56","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5345","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4328,"post_author":"1","post_date":"2026-09-21 23:08:13","post_date_gmt":"2026-09-21 15:08:13","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dilaporkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, pada Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Dari laporan berbagai sumber yang dirangkum, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi tersebut menjaring 14 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Sirajudin. Sejumlah ruangan instansi di lingkungan Pemda Bolmut juga disegel.<\/p>\n\n\n\n

Saat laporan itu diterbitkan, perkara yang mendasari operasi tersebut belum dijelaskan secara rinci. Para pihak yang diamankan disebut masih berstatus terperiksa.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin memiliki riwayat pendidikan hingga jenjang doktor dan pengalaman organisasi sejak masa mahasiswa. Berdasarkan profilnya di Goodkind, gelar pendidikan yang tercantum adalah Dr., S.E., dan M.Ec.Dev., dengan pendidikan tertinggi berupa jenjang doktor yang ditempuh pada 2021\u20132024.<\/p>\n\n\n\n

Baca Juga: Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Kena OTT KPK, Sejumlah Ruangan Instansi di Pemda Disegel<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 4 Boroko pada 1982\u20131988. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Boroko pada 1989\u20131991 dan SMEA Negeri Palu pada 1993\u20131995.<\/p>\n\n\n\n

Sirajudin menempuh pendidikan sarjana di STIE Panca Bhakti Palu pada 1996\u20132002 dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Studi magisternya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada pada 2011\u20132013 dengan gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.).<\/p>\n\n\n\n

Pendidikan tertinggi yang tercatat dalam sumber tersebut adalah program doktor di Universitas Negeri Gorontalo pada 2021\u20132024. Gelar Doktor (Dr.) ditempatkan di depan namanya.<\/p>\n\n\n\n

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Sirajudin pernah menjadi ketua bidang BEM STIE Panca Bhakti Palu pada 1998\u20131999 dan ketua umum BPM pada 1999\u20132000. Ia juga tercatat sebagai pengurus HMI Komisariat kampus tersebut pada 1998\u20132002.<\/p>\n\n\n\n

Di Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin pernah memimpin DPD KNPI pada 2007\u20132008. Riwayat organisasinya juga mencakup Majelis Pertimbangan DPD BKPRMI pada 2014\u20132018 serta presidium Majelis Daerah KAHMI pada 2016\u20132025.<\/p>\n\n\n\n

Dalam data pencalonan yang dimuat Goodkind, Sirajudin tercatat sebagai calon bupati nomor urut 3 dengan dukungan PDI Perjuangan dan PPP. Visi pencalonannya menekankan peningkatan daya saing Bolaang Mongondow Utara.<\/p>\n\n\n\n

Misinya meliputi peningkatan kualitas masyarakat, penguatan ekonomi yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta penyelenggaraan pemerintahan efektif dan berintegritas.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Terjerat OTT KPK","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"profil-sirajudin-lasena-bupati-bolmut-yang-terjerat-ott-kpk","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 23:08:16","post_modified_gmt":"2026-09-21 15:08:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4328","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4314,"post_author":"10","post_date":"2026-09-21 20:32:03","post_date_gmt":"2026-09-21 12:32:03","post_content":"\n

PROBACA.COM <\/strong>- Momentum hari ulang tahun (HUT) menjadi ruang untuk menyampaikan doa, harapan, sekaligus pesan bagi sosok yang dinilai memiliki perjalanan panjang dalam perjuangan dan pengabdian.<\/p>\n\n\n\n

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada Prananda Surya Paloh pada Senin, (21\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Bukan sekadar ucapan selamat, Samsudin juga menitipkan doa agar putra tercinta dari Ketua Umum Partai Nasdem senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani setiap langkah perjuangannya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSelamat hari ulang tahun, Kaka Prananda Surya Paloh. Semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta\u2019ala,\u201d ungkap Samsudin.<\/p>\n\n\n\n

Di balik ucapan tersebut, terselip sebuah harapan agar perjalanan Prananda Surya Paloh ke depan terus memberikan arti dan inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTeruslah menjadi inspirasi dalam perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n

Bagi Samsudin, bertambahnya usia bukan sekadar pergantian angka. Ada perjalanan, perjuangan dan pengabdian yang diharapkan terus berlanjut dengan semangat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.<\/p>\n\n\n\n

Doa pun dipanjatkan agar setiap langkah Prananda Surya Paloh senantiasa mendapat perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT, serta mampu terus menghadirkan inspirasi bagi Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","post_title":"Doa Sadam di HUT Prananda Surya Paloh: Teruslah Jadi Inspirasi untuk Indonesia","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"doa-sadam-di-hut-prananda-surya-paloh-teruslah-jadi-inspirasi-untuk-indonesia","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-21 20:39:55","post_modified_gmt":"2026-09-21 12:39:55","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4314","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":4217,"post_author":"10","post_date":"2026-09-20 10:42:22","post_date_gmt":"2026-09-20 02:42:22","post_content":"\n

PROBACA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan jamaah umrah asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, turut hadir mengantar langsung para jemaah sebelum meninggalkan daerah untuk menjalankan ibadah umrah.<\/p>\n\n\n\n

Pria yang akrab disapa Sadam itu meluangkan waktu di sela aktivitasnya sebagai legislator untuk berada bersama jemaah dan keluarga yang mengantar.<\/p>\n\n\n\n

Suasana haru terlihat ketika satu per satu jamaah mulai memasuki gerbang keberangkatan. Keluarga dan kerabat melepas mereka dengan lambaian tangan serta doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Bagi para jamaah, keberangkatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunaikan ibadah yang telah lama dinantikan. Selain membawa berbagai keperluan perjalanan, mereka juga membawa harapan dan doa yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Boltim dengan selamat.<\/p>\n\n\n\n

\"Ya Allah, terimalah setiap langkah umroh mereka, jadikanlah ibadah mereka mabrur, ampuni segala khilafnya, berikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci, kembalikanlah mereka ke rumah dalam keadaan selamat, dengan hati yang semakin bersih dan penuh cinta kepada-Mu,\" doa Samsudin mengiringi keberangkatan jamaah.<\/p>\n\n\n\n

Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi para jamaah, tetapi juga membawa kebaikan setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Keberangkatan menuju Tanah Suci sekaligus menjadi momen penuh haru bagi keluarga yang ditinggalkan sementara. Di balik perpisahan tersebut, tersimpan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n

Samsudin berharap para jamaah asal Boltim diberikan perlindungan selama perjalanan, kesehatan ketika menjalankan ibadah, serta kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"Sadam Lepas Warga Boltim dengan Doa Menuju Tanah Suci Makkah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sadam-lepas-warga-boltim-dengan-doa-menuju-tanah-suci-makkah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-20 10:42:24","post_modified_gmt":"2026-09-20 02:42:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=4217","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 1 of 4 1 2 … 4

Lokal

Menghadirkan kabar dan cerita terbaru seputar peristiwa serta kehidupan di daerah sekitar.

Laman 1 of 4 1 2 … 4