\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

BERITA TERBARU

\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102
\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":482,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 23:03:39","post_date_gmt":"2026-06-01 15:03:39","post_content":"\n

PROBACARA.COM<\/strong> \u2013 Kerinduan guru dan murid SMA Negeri 4 Manokwari di Provinsi Papua Barat untuk memiliki Gedung sekolah sendiri segera terwujud. Hal ini ditandai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti, lakukan peletakan batu pertama pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (28\/5\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Wajah kebahagian tak bisa disembunyikan dari para murid dan guru. Pasalnya, sejak Juni 2026 sekolah tersebut berdiri, 60 murid yang menjadi Angkatan pertama harus belajar di fasilitas SMP Negeri 27 Manokwari. Para siswa harus mulai belajar disiang hari.<\/p>\n\n\n\n

\"Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,\" ungkap Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko.<\/p>\n\n\n\n

Kebahagiaan serupa turut dirasakan langsung oleh para murid SMA Negeri 4 Manokwari. Maria Aura Angeli Tampani, murid kelas 10, mengungkapkan kelegaannya karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri. Selama ini, ia mengaku kerap merasa segan karena harus terus menggunakan fasilitas milik sekolah lain. \"Otomatis senang, karena sudah punya gedung sendiri. Karena kan kita menumpang, jadi otomatis ada rasa-rasa malu,\" tutur Maria menceritakan pengalamannya.<\/p>\n\n\n\n

Teman satu angkatannya, Filki Israel Kuai, juga menyambut antusias pembangunan fasilitas baru ini. Bagi Filki, gedung baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n

\"Harapannya semoga SMA 4 ini bisa dikenal banyak orang, terus bisa maju juga kayak SMA-SMA yang lain, bisa bersaing,\" ujarnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n

Kehadiran USB ini merupakan buah dari sinergi proaktif antara dinas pendidikan, pemerintah kabupaten, dan Kemendikdasmen. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026, dialokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan yang ditargetkan rampung dalam enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Lebih menggembirakan lagi, rancangan fasilitas ini dibuat secara komprehensif melalui diskusi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n

\"Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,\" tambah Iriandi, mengapresiasi terwujudnya satu-satunya USB tingkat SMA di Papua Barat untuk tahun ini.<\/p>\n\n\n\n

Di sisi lain, pembangunan USB SMAN 4 Manokwari ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar pemerataan infrastruktur pendidikan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa seluruh proyek revitalisasi dan pembangunan ini mengusung sistem swakelola sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n\n\n\n

\"Dengan sistem ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat setempat, sehingga dapat menyerap lapangan kerja, juga dapat menggerakkan ekonomi lokal karena belanja materialnya dari toko-toko bangunan setempat,\" tegas Menteri Mu'ti.<\/p>\n\n\n\n

Ia memproyeksikan, dengan target 71.744 satuan pendidikan yang direvitalisasi pada tahun 2026 dan asumsi serapan minimal 10 orang per sekolah, Kemendikdasmen akan membuka lapangan kerja bagi sekurang-kurangnya 710.000 pekerja di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

Menutup arahannya, Menteri Mu'ti menitipkan pesan agar seluruh pemangku kepentingan mengawal pembangunan ini dengan memegang teguh prinsip good government dan clean government. Hal ini selaras dengan komitmen pihak sekolah yang akan terus berkoordinasi erat dengan Kemendikdasmen untuk memastikan pembangunan berjalan mulus dan mewujudkan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.***<\/p>\n","post_title":"SMA Negeri 4 Manokwari Segera Miliki Gedung, Mendikdasmen Peletakan Batu Pertama","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sma-negeri-4-monokwari-segera-miliki-gedung-mendikdasmen-peletakan-batu-pertama","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 23:05:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 15:05:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=482","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":479,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 19:43:14","post_date_gmt":"2026-06-01 11:43:14","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh berhenti di angka pertumbuhan. Harus menyentuh keadilan dan harus dirasakan oleh seluruh rakyat.<\/p>\n\n\n\n

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo ditengah peringatan Hari Lahir Pancasila  saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1\/6).<\/p>\n\n\n\n

Bagi Prabowo, Pancasila bukan dokumen sejarah yang dibacakan saat upacara lalu dilupakan. Pancasila adalah kompas.<\/p>\n\n\n\n

\"Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Dan kompas itu, menurut Prabowo, selama ini belum sepenuhnya diikuti. Ekonomi Indonesia memang tumbuh dalam beberapa dekade terakhir\u2014tetapi hasilnya tidak merata. Kekayaan ada, tapi banyak yang mengalir ke tempat yang salah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Karena itulah, Prabowo menyebut transformasi ekonomi sebagai tugas sejarah pemerintahannya\u2014bukan sekadar agenda kebijakan, melainkan mandat zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 RI adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Ekonomi Pancasila yang ia maksud berdiri di atas empat prinsip: religius, kemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial. Dalam kerangka ini, kekayaan alam bukan komoditas yang bebas diperjualbelikan, melainkan amanah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk rakyat dan generasi mendatang. Dampaknya harus terasa konkret: gizi anak terpenuhi, petani mendapat pupuk, nelayan punya akses pasar yang adil, dan pekerja terlindungi.<\/p>\n\n\n\n

Soal kedaulatan ekonomi, Prabowo berbicara lebih keras. Sudah terlalu lama, katanya, harga komoditas strategis Indonesia ditentukan pihak lain dan sebagian besar keuntungannya mengalir ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n

\"Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,\" terangnya.<\/p>\n\n\n\n

Dari hilirisasi, Prabowo lalu berbicara soal akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat koperasi, UMKM, dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Salah satu wujud nyatanya adalah pembangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih, yang dirancang untuk memangkas peran tengkulak dan memajukan ekonomi daerah. Rakyat, tegasnya, harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objeknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul dan cerdas,\" imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo menutup pidatonya dengan satu tekad: menghentikan kebocoran. Sektor pendidikan dan kesehatan akan terus diperkuat, tata kelola ekonomi akan terus diperbaiki, dan kekayaan negara tidak boleh lagi mengalir ke tempat yang bukan haknya.<\/p>\n\n\n\n

\"Kita memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak terus bocor dan tidak terus mengalir ke luar negeri,\" pungkasnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Subianto: Terlalu Lama Kita Jadi Penonton Atas Kekayaan Bangsa Sendiri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-subianto-terlalu-lama-kita-jadi-penonton-atas-kekayaan-bangsa-sendiri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 19:43:15","post_modified_gmt":"2026-06-01 11:43:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=479","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":100},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102

News

Menyajikan kabar terbaru dan informasi penting dari berbagai peristiwa yang sedang terjadi.

Laman 100 of 102 1 … 99 100 101 102