PROBACA.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Guterres datang untuk menjalani kunjungan kerja dengan sejumlah agenda, termasuk pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Kedatangan Guterres disambut Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir, Wakil Tetap RI untuk PTRI New York Umar Hadi, Plt Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Denny Abdi, serta perwakilan PBB untuk Indonesia Gita Sabharwal.
Penyambutan berlangsung secara resmi dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan. Guterres bersama Menlu Arrmanatha kemudian berjalan melewati barisan pasukan kehormatan menuju kendaraan resmi yang telah disiapkan.
Selama berada di Indonesia, Guterres dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah berbagai tantangan global yang membutuhkan dialog dan kerja sama antarnegara. Pertemuan Guterres dan Prabowo akan menjadi kesempatan bagi Indonesia dan PBB untuk memperkuat komunikasi serta bertukar pandangan mengenai persoalan yang menjadi perhatian bersama.
Dalam kunjungan ini, Indonesia dan PBB juga memiliki ruang untuk mempererat kemitraan dalam mendukung perdamaian, pembangunan, dan penguatan kerja sama multilateral.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari laporan Detikcom















































