PROBACA.COM – Kucing Persia bernama Cimi yang sempat dibawa pedagang mi ayam keliling di Bekasi akhirnya ditemukan dan kembali ke pemiliknya. Cimi ditemukan di sekitar rumah seorang warganet di Jalan Matador, Kelurahan Jatirangga, Jakasampurna, Kota Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan titik terang keberadaan Cimi diperoleh dari seorang warganet. Warganet tersebut mengirim pesan langsung melalui Instagram kepada pemilik kucing pada Minggu pagi.
“Awalnya ada netizen yang DM Instagram pemilik kucing tadi pagi jam 6 pagi, bahwa melihat kucing tersebut di halaman belakang rumahnya di Jalan Matador, Kelurahan Jatirangga,” kata Verdika kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).
Setelah menerima informasi itu, pemilik mendatangi lokasi dan mencari Cimi di sekitar halaman belakang rumah warganet tersebut.
“Kemudian pemilik langsung ke lokasi, pemilik mencari-cari sekitar halaman belakang lokasi sambil manggil-manggil kucing. Kemudian kucingnya nongol dari tumpukan kayu-kayu di belakang rumah netizen tersebut,” ujarnya.
Cimi sebelumnya hilang saat berkeliaran di depan rumah pemiliknya di Jalan Anggrek Raya, Jatisampurna, pada Selasa (13/10) sekitar pukul 22.11 WIB. Pemilik yang kebingungan kemudian memeriksa rekaman CCTV.
Rekaman itu memperlihatkan pedagang mi ayam keliling membawa Cimi. Pedagang yang belakangan diketahui berinisial HP (24) tersebut memasukkan kucing itu ke dalam laci gerobak mi ayam sebelum membawanya pergi.
Jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Jatisampurna kemudian menelusuri kejadian yang viral tersebut. Pada Jumat, 16 Oktober 2026, HP ditemukan, tetapi keberadaan Cimi saat itu belum diketahui.
HP mengaku hendak mengembalikan Cimi kepada pemiliknya, tetapi kucing Persia itu lepas. Pemilik kucing kemudian memilih menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari laporan Detikcom















































