KUPANG, PROBACA.COM — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Melalui program ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar potensi risiko penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani.
Program CKG menghadirkan berbagai layanan pemeriksaan, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, mata, telinga, hingga konsultasi bersama tenaga kesehatan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga muncul keluhan.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pelaksanaan CKG menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kondisi tubuhnya.
Salah satu penerima manfaat CKG di Puskesmas Tarus, Kabupaten Kupang, adalah Urbanus Ngilo. Di usia senja, Urbanus merasa sangat terbantu dengan adanya akses pemeriksaan yang mudah dijangkau. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi hal penting bagi lansia agar dapat memantau kondisi tubuh dan menjaga kebugaran sehari-hari.
“Dengan adanya pemeriksaan seperti ini, kita jadi tahu bagaimana kondisi kesehatan kita,” ujar Urbanus.
Sebelum mengikuti program CKG, Urbanus mengaku biasanya baru pergi periksa ketika sudah merasakan keluhan tertentu. Namun, melalui program ini, ia mendapatkan kesempatan untuk melakukan deteksi lebih awal dan mengetahui kondisi kesehatannya secara rutin.
Bagi Urbanus, pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Tarus membuat masyarakat merasa nyaman saat berobat.
“Petugasnya baik, pelayanannya juga bagus. Kita datang diperiksa, diarahkan, dan diberi penjelasan,” katanya.
Dalam pemeriksaan tersebut, Urbanus mengikuti sejumlah layanan kesehatan yang tersedia. Ia menilai pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, hingga pengecekan kondisi kesehatan lainnya sangat membantu, terutama bagi masyarakat lansia. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sakit, tetapi perlu dimulai dengan kebiasaan memeriksakan diri secara berkala.
“Jangan tunggu sakit baru periksa. Kalau bisa dari awal kita tahu, jadi bisa menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Urbanus berharap program CKG dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya para lansia yang membutuhkan akses pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Semoga program ini terus ada dan masyarakat bisa memanfaatkannya. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Program Cek Kesehatan Gratis menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui pemeriksaan sejak dini, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Kisah Urbanus di Puskesmas Tarus, Kabupaten Kupang, menjadi gambaran bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dapat memberikan rasa aman sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatannya.
Kisah lengkap mengenai manfaat Program Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat dapat disaksikan melalui program Sinergi Indonesia di kanal YouTube resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI. ***
















