\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102

BERITA TERBARU

\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102
\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM, KOTAMOBAGU \u2013 Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan klarifikasi resmi terkait penataan median Jalan Paloko-Kinalang yang menjadi perbincangan publik. Penataan bertahap ini dirancang untuk meningkatkan fungsi jalan, keselamatan, penerangan, fasilitas pejalan kaki, serta kerapian vegetasi.<\/p>\n\n\n\n

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, meluruskan dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa perbedaan penekanan penjelasan dari beberapa perangkat daerah sebenarnya saling melengkapi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi teknis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,\" ujar Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot menegaskan bahwa program penghijauan tetap menjadi prioritas utama. Namun, penempatan pohon di median jalan harus proporsional dan tidak mengorbankan keselamatan serta jarak pandang pengendara. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05\/PRT\/M\/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan.<\/p>\n\n\n\n

\"Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang, maupun keselamatan pengguna jalan,\" jelas Sahaya.<\/p>\n\n\n\n

Evaluasi Pemkot menunjukkan kondisi perakaran, tinggi, dan tajuk pohon lama di median jalan saat ini sudah kurang ideal dengan karakteristik median. Oleh sebab itu, ukuran median akan diperkecil, sementara tanaman penghijauan dipindahkan ke bahu jalan di sisi kiri dan kanan.<\/p>\n\n\n\n

Pemkot Kotamobagu menyampaikan apresiasi atas berbagai saran dan masukan dari masyarakat. Setiap masukan warga dipastikan menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, terang, aman, dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Soroti Keselamatan Pengendara, Pemkot Kotamobagu Ungkap Dasar Penataan Jalan Paloko-Kinalang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"soroti-keselamatan-pengendara-pemkot-kotamobagu-ungkap-dasar-penataan-jalan-paloko-kinalang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 10:18:09","post_modified_gmt":"2026-10-09 02:18:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5752","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5743,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 08:41:37","post_date_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content":"

PROBACA.COM - Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation (\"Toshiba\") telah memulai produksi massal Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122, mikrokontroler standar dengan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dan Floating-Point Unit (FPU).<\/p>

Mikrokontroler tersebut dirancang untuk aplikasi kontrol sistem berskala kecil pada produk konsumen, seperti pendingin udara dan mesin cuci, serta peralatan industri, termasuk printer multifungsi dan sistem otomatisasi pabrik. Produk ini juga ditujukan untuk unit kontrol sistem pada peralatan rumah tangga, produk konsumen, peralatan industri dan sistem otomatisasi pabrik (FA), serta peralatan kantor dan komersial.<\/p>

Grup M4H Kelas-Entri Family TXZ+\u2122 mengutamakan fungsi esensial dan kemudahan penggunaan. Meskipun berada di kelas entri, mikrokontroler ini menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU yang beroperasi pada kecepatan hingga 120 MHz. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan komputasi dan respons real-time untuk logika kontrol, pemrosesan antarmuka, serta kontrol pengaturan waktu.<\/p>

Produk M4H memiliki kisaran voltase suplai 2,7 V hingga 5,5 V sehingga dapat digunakan pada sistem 3 V maupun 5 V. Mikrokontroler ini juga dilengkapi osilator berkecepatan tinggi dengan akurasi \u00b11%. Fitur tersebut membantu mengurangi penggunaan komponen eksternal dan memberikan fleksibilitas dalam rancangan sistem, baik untuk pengembangan turunan peralatan yang sudah ada maupun desain baru.<\/p>

Fungsi dasar yang terintegrasi mencakup Analog-to-Digital Converter (ADC) 12-bit, timer, Universal Asynchronous Receiver\/Transmitter (UART), Serial Peripheral Interface (SPI), Inter integrated Circuit (I\u00b2C), dan Direct Memory Access (DMA). Produk ini juga memiliki Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD) untuk mengontrol motor DC brushless.<\/p>

Fitur lainnya meliputi fungsi diagnosis mandiri untuk keamanan fungsional, memori flash kode 256 KB, RAM 18 KB, serta tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan area pemasangan dan kondisi perakitan.<\/p>

Grup produk ini mencakup tiga nomor komponen, yakni TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG. Ketiganya menggunakan inti Arm\u00ae Cortex\u00ae-M4 dengan FPU dan Memory Protection Unit (MPU), serta memiliki frekuensi operasi maksimum 120 MHz.<\/p>

Ketiga produk menggunakan osilator internal dengan frekuensi 10 MHz dan akurasi \u00b11%. Memori internalnya terdiri atas flash kode 256 KB dengan siklus program\/hapus hingga 100.000 kali, serta RAM 18 KB dengan paritas.<\/p>

TMPM4H4FYUG memiliki 51 pin port I\/O, 11 faktor gangguan eksternal dengan 16 pin, 32 channel DMA Controller (DMAC), enam channel counter kejadian timer 32-bit (T32A), empat channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel I\u00b2C versi A (EI2C), empat channel TSPI, serta 12 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H2FYDUG memiliki 37 pin port I\/O, 10 faktor gangguan eksternal dengan 12 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta 10 input ADC dalam satu unit.<\/p>

TMPM4H1FYUG memiliki 33 pin port I\/O, sembilan faktor gangguan eksternal dengan 11 pin, 27 channel DMAC, enam channel T32A, tiga channel UART, satu channel I\u00b2C, satu channel EI2C, dua channel TSPI, serta sembilan input ADC dalam satu unit.<\/p>

Seluruh produk memiliki satu channel Advanced Programmable Motor Control Circuit (A-PMD), satu channel sirkuit kalkulasi CRC yang mendukung CRC32 dan CRC16, satu channel selective clock watchdog timer (SIWDT), satu channel sirkuit deteksi voltase (LVD), serta satu channel Oscillation Frequency Detector (OFD).<\/p>

Antarmuka debug yang tersedia adalah JTAG\/SW TRACE (4 bit) dan NBDIF JTAG\/SW. Produk beroperasi pada voltase tunggal 2,7 V hingga 5,5 V.<\/p>

Pilihan paketnya terdiri atas LQFP64 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,5 mm, LQFP48 berukuran 7 mm \u00d7 7 mm dengan pitch 0,5 mm, serta LQFP44 berukuran 10 mm \u00d7 10 mm dengan pitch 0,8 mm.<\/p>

Toshiba menyediakan dokumentasi produk, sampel perangkat lunak, dan perangkat lunak driver untuk fungsi-fungsi periferal guna mendukung evaluasi serta pengembangan. Perusahaan juga akan meluncurkan papan evaluasi dan lingkungan pengembangan secara bertahap melalui kerja sama dengan mitra ekosistem Arm\u00ae.<\/p>

Toshiba menyatakan akan terus memperluas sumber daya dukungan desain dan meningkatkan jajaran produk mikrokontroler untuk kontrol sistem pada produk konsumen dan peralatan industri.<\/p>

Catatan:<\/strong> Mikrokontroler standar adalah mikrokontroler yang tidak dikhususkan untuk aplikasi spesifik. Produk ini dirancang dengan mengutamakan keserbagunaan dalam mendukung berbagai kondisi catu daya dan fungsi periferal, serta sesuai untuk beragam aplikasi kontrol sistem.<\/p>

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersedia untuk TMPM4H4FYUG, TMPM4H2FYDUG, dan TMPM4H1FYUG.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Antaranews Rilis Pers<\/em><\/p>","post_title":"Toshiba Mulai Produksi Massal Mikrokontroler M4H Kelas-Entri","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 08:41:37","post_modified_gmt":"2026-10-09 00:41:37","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/toshiba-mulai-produksi-massal-mikrokontroler-m4h-kelas-entri\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5739,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 06:29:09","post_date_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content":"

PROBACA.COM - Bocah perempuan berusia lima tahun berinisial RA meninggal dunia setelah terlindas mobil Isuzu Panther di area parkir RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Korban sempat mendapat penanganan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.<\/p>

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7\/10\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, RA disebut sedang bermain seorang diri di area parkir rumah sakit.<\/p>

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma Wardani mengatakan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi kendaraan.<\/p>

\"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara masih kami mintai keterangan,\" kata Regan.<\/p>

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Berdasarkan keterangan awal, pengemudi mobil mengaku tidak mengetahui keberadaan korban ketika kendaraan melintas.<\/p>

\"Jadi menurut pengakuannya, pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya,\" ujarnya.<\/p>***\nDISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Mobil di Parkiran RSUDAM","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 06:29:09","post_modified_gmt":"2026-10-08 22:29:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/bocah-5-tahun-tewas-terlindas-mobil-di-parkiran-rsudam\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5733,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 04:31:25","post_date_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content":"

PROBACA.COM - Anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, Syawal Suswono (65), menceritakan kekerasan yang dialaminya bersama tiga rekan lain selama berada di kapal. Mereka disebut disiksa karena dianggap tidak memenuhi target menangkap cumi-cumi seberat 2 kilogram.<\/p>

Syawal mengatakan bentuk sanksi yang diberikan antara lain pemukulan, push up, hormat bendera, serta makan bubur yang dicampur besi berkarat.<\/p>

\"Ya sanksinya itu. Sanksinya dipukul, push up, hormat bendera, dan makan bubur campur dengan besi,\" kata Syawal seusai tiba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Ia mengaku baru mengetahui adanya besi di dalam mangkuk ketika sedang makan. Syawal menyebut terdapat tiga potong besi berkarat dengan ukuran sekitar satu jengkal.<\/p>

\"(Besinya) tiga. (Ukuran) satu jengkal ini, iya, berkarat. Nggak muntah. Saya juga nggak tahu kalau dalam bubur itu ada besinya. Kalau sampai tahu ya saya juga nggak mau bubur itu saya makan,\" jelasnya.<\/p>

Syawal menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh nakhoda kapal bernama Sarman bersama wakilnya, Anjas. Menurut dia, kekerasan terhadap empat korban berlangsung setiap hari.<\/p>

\"Kalau yang makan bubur itu perintah dari kapten, nah dia nakhoda. (Namanya) Sarman. (Yang mukul) kapten juga dengan Anjas, wakil. Ya kasar dia. Melakukan kekerasan terus dia setiap hari,\" ungkapnya.<\/p>

Selain pemukulan dan tendangan, Syawal melihat dua rekannya disiram air panas. Ia mengatakan tindakan tersebut juga dilakukan setiap hari.<\/p>

\"Kalau pembunuhan nggak. Kekerasan tangan aja ya seperti dipukul, terus tendang, kadang pun siram air panas. Yang disiram air panas cuma dua orang aja,\" katanya.<\/p>

Sebelum bekerja sebagai ABK, Syawal mengaku mendapat tawaran dari seorang calo yang sudah dikenalnya. Ia kemudian menerima pinjaman sebesar Rp 7 juta sebagai uang muka.<\/p>

\"Nah, saya ditawarkan kerja dengan calo, lalu saya mau. Sudah kenal. Mau ditawarin kerja terus kasbon Rp 7 juta,\" ucapnya.<\/p>

Syawal mengatakan saat itu tidak menanyakan besaran gaji yang akan diterima. Ia hanya menerima uang tersebut, sementara informasi mengenai gaji tidak diberikan.<\/p>

\"Kasbon aja. Gajinya nggak dikasih, nggak dijelaskan. Kasbon aja,\" katanya.<\/p>

Ia mengatakan uang hasil melaut awalnya akan digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"ABK KM Maulana Cerita Disiksa dan Disiram Air Panas","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 04:31:25","post_modified_gmt":"2026-10-08 20:31:25","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/abk-km-maulana-cerita-disiksa-dan-disiram-air-panas\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5729,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 02:33:10","post_date_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content":"

PROBACA.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu membahas usulan penerapan e-accounting dalam sistem penghitungan suara. Melalui skema ini, pemilih tetap datang ke bilik suara untuk mencoblos atau mencentang, sedangkan penghitungan dilakukan secara elektronik.<\/p>

Wakil Ketua Panja RUU Pemilu, Aria Bima, mengatakan pembahasan akuntansi berbasis elektronik atau online itu telah dimulai di Panja RUU Pemilu. Ia menyampaikan hal tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

\"Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,\" kata Aria Bima.<\/p>

Menurut Aria, opsi e-accounting telah dibahas bersama wacana e-voting yang digunakan di India. Ia menjelaskan, dalam sistem e-accounting, proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik dan penghitungan berlangsung secara elektronik secara berjenjang.<\/p>

\"Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,\" ujar Aria Bima.<\/p>

Aria mengatakan Panja juga membicarakan kemungkinan penerapan e-voting. Menurut dia, India menjadi salah satu negara yang dilihat karena memiliki jumlah penduduk besar serta standar ekonomi dan pendidikan yang disebutnya hampir sama dengan Indonesia.<\/p>

\"Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh,\" sambungnya.<\/p>

Legislator PDIP itu menyatakan setiap masukan dari berbagai unsur akan ditelaah oleh Panja RUU Pemilu. Ia mengatakan pembahasan RUU Pemilu mencakup upaya memperbaiki sistem serta mempertimbangkan langkah maju, termasuk wacana e-voting dan e-accounting.<\/p>

\"Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,\" imbuhnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Panja RUU Pemilu Bahas Penghitungan Suara Elektronik","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 02:33:10","post_modified_gmt":"2026-10-08 18:33:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/panja-ruu-pemilu-bahas-penghitungan-suara-elektronik\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5725,"post_author":"9","post_date":"2026-10-09 00:33:24","post_date_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content":"

PROBACA.COM - Empat anak buah kapal (ABK) korban penganiayaan di KM Maulana 23 tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8\/10\/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka kemudian dipulangkan dan disambut keluarga.<\/p>

Keempat ABK tersebut ialah Ilyas Shalahudin, Syawa Suswono, Johan Saputra, dan Oktavian Makhreza. Tiga korban dijemput langsung keluarga, sedangkan Syawal Suswono akan dibawa Dinas Sosial karena hidup sebatang kara.<\/p>

Tangis keluarga pecah saat para korban tiba. Mereka memeluk korban sambil berulang kali mengucapkan syukur.<\/p>

Setibanya di Mapolres, keempat ABK terlihat berjalan tertatih. Mereka mengalami luka di bagian lengan dan wajah. Lengan Ilyas tampak lebam hingga melepuh, sementara kakinya terlihat bengkak.<\/p>

Wajah Johan juga tampak lebam di bagian pelipis. Dia terlihat kesulitan berjalan dan membuka mata.<\/p>

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri ikut menyambut para korban dan menanyakan kondisi masing-masing. Dia menjanjikan korban akan mendapat pengobatan untuk kondisi fisik dan mental.<\/p>

Temuan dugaan perbudakan di kapal<\/strong><\/p>

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyelidiki kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 di Maluku. KKP telah mengamankan kapal tersebut bersama 28 awak kapal untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono atau Ipunk mengatakan, pihaknya menemukan dugaan kekerasan yang berkaitan dengan target tangkapan cumi. Di kapal itu terdapat aturan bahwa awak kapal yang tidak memenuhi target tangkapan akan mendapat hukuman fisik.<\/p>

Berdasarkan keterangan sejumlah awak kapal, mereka bekerja sejak sore hingga pagi hari dan hanya mendapat makan dua kali sehari. Ipunk menyebut praktik di KM Maulana 23 menyerupai perbudakan.<\/p>

\"Ini semacam perbudakan, bagaimana orang kerja disiksa, dipukuli. Ini zaman merdeka. KKP hadir di sana, n<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/em>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Empat ABK Korban Penganiayaan KM Maulana Dipulangkan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 00:33:24","post_modified_gmt":"2026-10-08 16:33:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/empat-abk-korban-penganiayaan-km-maulana-dipulangkan\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5721,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 22:33:05","post_date_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi menggerebek sebuah kontrakan yang diduga menjadi markas sindikat pencurian kendaraan bermotor di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak lima orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut pada Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi.<\/p>

\"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi,\" kata Edison, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Barang bukti itu meliputi kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku.<\/p>

\"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku,\" ungkapnya.<\/p>

Menurut Edison, kelima orang tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam aksi pencurian kendaraan bermotor, mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah.<\/p>

\"Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku diduga memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Peran mereka mulai dari eksekutor atau pemetik kendaraan, joki, hingga penadah,\" ucapnya.<\/p>

Kelima orang itu telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani penindakan lebih lanjut. Kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.<\/p>***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polisi Tangkap Lima Terduga Sindikat Curanmor di Bogor","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 22:33:05","post_modified_gmt":"2026-10-08 14:33:05","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polisi-tangkap-lima-terduga-sindikat-curanmor-di-bogor\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5715,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 20:36:53","post_date_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content":"

PROBACA.COM - Polisi mengungkap kondisi wanita berinisial KDA (19) yang ditemukan tewas dalam keadaan terikat di sebuah indekos di Jalan Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8\/10\/2026). Korban mengalami memar di bagian wajah.<\/p>

\"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam,\" ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Made Budi dalam keterangannya, Kamis (8\/10\/2026).<\/p>

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB. Selain leher, tangan dan kaki korban juga terikat tali rafia.<\/p>

\"Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia,\" jelas Made.<\/p>

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos, Sundiyah, yang hendak mengecek kamar yang menjadi tempat kejadian perkara. Kamar tersebut sedianya disewa oleh seorang saksi bernama Daniel.<\/p>

Menurut Sundiyah, Daniel menyewa kamar itu sejak Selasa (6\/10). Namun, sejak serah terima kunci pada hari tersebut, Daniel tidak pernah datang ke kamar kos.<\/p>

\"Dikarenakan tidak ada kabar dari Saudara Daniel, saksi Sundiyah berniat mengecek kos yang akan ditempati Daniel,\" ujar Made.<\/p>

Sebelum mengecek kamar, Sundiyah mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang mencurigai adanya bau tak sedap dari kamar tersebut.<\/p>

\"Penghuni kamar kos sebelah menjelaskan bahwa kamar yang akan disewa oleh Saudara Daniel tercium bau tidak sedap,\" katanya.<\/p>

Sundiyah kemudian melaporkan informasi itu kepada saksi bernama Noval. Noval menyarankan agar kamar yang mengeluarkan bau tersebut dibuka dengan didampingi teman atau Pak RT.<\/p>

Para saksi lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah Aiptu Ragil datang, kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.<\/p>

\"Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,\" jelas Made.<\/p>

Unit Reskrim Polsek Makasar kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Mayat Wanita Terikat di Kos Jaktim Memar di Wajah","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 20:36:53","post_modified_gmt":"2026-10-08 12:36:53","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/mayat-wanita-terikat-di-kos-jaktim-memar-di-wajah\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":10},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102

News

Menyajikan kabar terbaru dan informasi penting dari berbagai peristiwa yang sedang terjadi.

Laman 10 of 102 1 … 9 10 11 … 102