
Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n
\u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n
Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Agenda puncak dipimpin dan dipandu Pak Anang. Jumat, 17 September 2026 kelas TEMPO INSTITUTE eksplore budidaya kakao program pemberdayaan PT JRBM di desa lingkar tambang: Matali Baru dan Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolmong.<\/p>\n\n\n\n Mendengar, melihat dan merasakan kisah petani kakao serta pendamping program di tengah pohon kakao. Mbak Ndari dan Mas Dodong tak sabar mencicipi pulpa kakao yang manis.<\/p>\n\n\n\n Mas Gun sibuk dengan \u201csenjatanya\u201d, mengambil angel menarik. Mas Boi kecantol untungnya jadi petani kakao. Bang Philip seperti tak asing dengan kebun dan pupuk fermentasi. \u201cTak begitu bau (pupuk fermentasi). Tak seperti biasa,\u201d katanya setengah berbisik. \u201cTernyata, dicampur dengan kulit buah,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n Di tempat itu, teori storytelling yang kami pelajari selama berhari-hari seperti menemukan panggungnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ada manusia, tanah, masalah, ada perubahan dan ada cerita yang menunggu untuk ditulis.<\/p>\n\n\n\n Malam sebelumnya para mentor mengungkap kesan aneh saat hari pertama membaca \u201cDinding Belajar\u201d. Namun tiga hari berjalan, \u2018kenakalan\u2019 para murid merubah anggapan aneh menjadi kesan mendalam.<\/p>\n\n\n\n Regina dan Fauzi mengumumkan\u00a0 poin tertinggi diberikan kepada Kelompok Bantong.\u00a0 Tim terdiri Konni Balamba Ketua PWI Kotamobagu (totabuan.news), \u00a0Sujarpin Dondo (Tribun Manado), Yogi Mokoagow (info.kini), Iswahyudi Masloman, \u2060Reza Pahlevi Mooduto dan Abdul Marham Koikit.<\/p>\n\n\n\n Kelompok ini memang harus diakui kekompakannya. Kompaknya sampai di \u201cBabungkus\u201d. Peserta terbaik diberikan kepada enam orang.<\/p>\n\n\n\n Namun, malam itu bukan soal siapa yang menang. Karena sesungguhnya ada sesuatu yang jauh lebih besar yang baru kami pahami.<\/p>\n\n\n\n Menutup malam ramah tamah, Pak Anang mengungkap tabir dibalik digandengnya Tempo Institute berbagi ilmu dengan jurnalis di BMR Sulut.<\/p>\n\n\n\n \u201cSebenarnya kalian ini adalah korban\u2026,\u201d kata Pak Anang mulai pembicaraan bikin penasaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cDendam saya akhirnya terbalaskan,\u201d sambil tertawa meledek.<\/p>\n\n\n\n Rupanya, jebolan Univesitas Gaja Mada (UGM) itu punya cita-cita menjadi wartawan Majalah Tempo. Keinginannya itu tak kesampaian. Takdir Tuhan berkata lain, karena bakatnya itu kemudian membawanya jadi pakar komunikasi korporat.<\/p>\n\n\n\n Memiliki pengalaman ekstensif di berbagai perusahaan multinasional dan BUMN seperti Chevron, Rio Tinto Group, Petrosea, dan Pertamina dengan memimpin tim manajemen krisis Pertamina pada insiden periode 2008\u20132010, termasuk penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (2009).<\/p>\n\n\n\n Impian akhirnya terwujud dengan memboyong Tempo Institute ke tanah Totabuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cPuas rasanya mendatangkan Tempo sampai ke Bolmong,\u201d ungkap Pak Anang disambut tawa mentor.<\/p>\n\n\n\n Malam itu saya akhirnya mengerti arti kalimat yang ia ucapkan di awal. Kami memang \u201ckorban\u201d. Tetapi bukan korban dari sebuah jebakan.<\/p>\n\n\n\n Kami adalah korban dari sebuah \u201cdendam\u201d yang baik\u2014dendam seorang anak muda yang dahulu ingin menjadi wartawan Tempo, tetapi gagal mewujudkannya untuk dirinya sendiri.<\/p>\n\n\n\n Ia kemudian memilih jalan lain. Dan kini, bertahun-tahun kemudian, ia membayar kegagalan masa lalu itu dengan cara yang indah: menghadirkan kesempatan belajar bagi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Mungkin begitulah sebuah cerita bekerja. Satu mimpi bisa gagal menemukan jalan untuk dirinya sendiri, tetapi justru menemukan jalan untuk menghidupkan mimpi orang lain.<\/p>\n\n\n\n Dan tiga hari bersama Tempo Institute akhirnya mengajarkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar eknik menulis:<\/p>\n\n\n\n \u201cCerita yang baik bukan hanya membuat pembaca tahu apa yang terjadi. Cerita yang baik membuat pembaca merasa pernah berada di sana\u2014melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan ikut merasakan. Dan mungkin, hari itu, kami semua bukan sekadar korban sebuah dendam lama; kami adalah orang-orang yang dipilih untuk meneruskan cerita yang belum selesai.\u201d<\/p>\n\n\n\n Penulis: Guesman Laeta<\/strong>, peserta training Tempo Institute di Kotamobagu<\/p>\n","post_title":"Balas Dendam Epik Presdir JRBM di Balik Tempo Institute di Totabuan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"balas-dendam-epik-presdir-jrbm-di-balik-tempo-institute-di-totabuan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-09 12:40:13","post_modified_gmt":"2026-10-09 04:40:13","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=5577","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5679,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 10:26:52","post_date_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content":" PROBACA.COM - Kapal kargo Khatulistiwa 8 yang mengangkut muatan semen bertabrakan dengan kapal tongkang di perairan Tuban tadi malam. Kapal tersebut sempat mengalami blackout sebelum tenggelam. Satu perwira kapal dilaporkan hilang.<\/p> Kapospol Air Tuban Aipda Joko Nurcahyo mengatakan, 17 anak buah kapal (ABK) selamat dan berhasil dievakuasi. Satu orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.<\/p> \"Sebanyak 17 ABK selamat dan berhasil dievakuasi, dan satu orang masih hilang, dan saat ini dalam proses pencarian tim SAR,\" kata Joko, dilansir detikJatim, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Menurut Joko, tabrakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S\/112 derajat 59 menit 219 detik E. Lokasi itu berada sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.<\/p> Para ABK yang selamat dievakuasi menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour dan perahu nelayan setempat. Mereka kemudian dibawa kembali dan merapat di Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban sekitar pukul 01.30 WIB.<\/p> Perwira pertama atau mualim I kapal, Mayan Petter Saba (29), dilaporkan hilang. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Kapal Kargo Tenggelam di Tuban, Satu Kru Hilang","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 10:26:52","post_modified_gmt":"2026-10-08 02:26:52","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kapal-kargo-tenggelam-di-tuban-satu-kru-hilang\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5666,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 08:38:33","post_date_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content":" PROBACA.COM - Dinas Pendidikan DKI Jakarta membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan pelecehan siswa SMKN 27 Jakarta Pusat oleh seorang guru seni. Tim tersebut akan menelusuri motif dan modus pelaku.<\/p> Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan tim gabungan itu melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.<\/p> \"Untuk motif, kami sudah membentuk tim gabungan untuk menelusuri motifnya. Jadi tim gabungan itu bukan hanya Disdik, tapi OPD terkait,\" ujar Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Nahdiana mengatakan penyelidikan tidak hanya berfokus pada motif pelaku. Tim juga akan mencari tahu modus yang digunakan.<\/p> \"Jadi kami membentuk tim salah satunya adalah untuk mendalami itu, apa modusnya, supaya tidak terulang kembali di kemudian hari untuk hal yang lain sehingga kami bisa segera antisipasi,\" jelas Nahdiana.<\/p> Saat ditanya apakah pelaku memiliki penyimpangan seksual, Nahdiana tidak menjawab secara gamblang. Ia mengatakan tim gabungan akan menelusuri ada atau tidaknya penyimpangan seksual.<\/p> \"Itu yang mau kita telusuri sehingga ada pembuktian,\" kata Nahdiana.<\/p> Jumlah orang yang menjadi korban pelaku belum diketahui. Nahdiana menegaskan timnya akan segera mengusut hal tersebut.<\/p>*** Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Disdik DKI Bentuk Tim Usut Pelecehan Siswa SMKN 27 Jakarta","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 08:38:33","post_modified_gmt":"2026-10-08 00:38:33","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/disdik-dki-bentuk-tim-usut-pelecehan-siswa-smkn-27-jakarta\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5664,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 06:26:24","post_date_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content":" PROBACA.COM - Tim Satresnarkoba Polres Serang menangkap BA (33), tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Serang yang telah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama tiga tahun. Polisi menyita total lima paket sabu dari tersangka dan rumahnya.<\/p> Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan terhadap BA yang telah masuk target operasi.<\/p> \"Berbekal informasi masyarakat, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba. Setelah keberadaannya diketahui, anggota langsung bergerak untuk melakukan penangkapan,\" kata Andri, Kamis (8\/10\/2026).<\/p> Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah mengatakan BA ditangkap saat berada di pinggir jalan Kampung Bolang, Lebakwangi, Kabupaten Serang, pada Kamis (1\/10) sekitar pukul 23.00 WIB.<\/p> Saat petugas datang, BA sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya itu digagalkan karena petugas telah mengepung lokasi.<\/p> \"Saat akan diamankan, tersangka sempat mencoba melarikan diri. Namun karena anggota sudah melakukan pengepungan, tersangka berhasil diringkus. Dari hasil penggeledahan badan ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam kantong celananya,\" ujar Bondan.<\/p> Polisi kemudian menggeledah rumah BA. Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu paket besar sabu seberat 92,59 gram yang disembunyikan di dalam boks sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 6788 IW milik tersangka.<\/p> \"Setelah dilakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka, anggota kembali menemukan satu paket besar sabu. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam boks motor milik tersangka,\" ungkap AKP Bondan.<\/p> Kepada polisi, BA mengaku telah menjalankan bisnis sabu sejak 2015 dengan alasan kebutuhan ekonomi. BA juga mengaku mendapatkan sabu dari YA, yang kini masuk DPO dan diketahui merupakan warga Jakarta Barat.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Polres Serang Tangkap Pengedar Sabu yang Buron Tiga Tahun","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 06:26:24","post_modified_gmt":"2026-10-07 22:26:24","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/polres-serang-tangkap-pengedar-sabu-yang-buron-tiga-tahun\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":5658,"post_author":"9","post_date":"2026-10-08 04:29:07","post_date_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content":" PROBACA.COM - Warga Ngrangsang, Selomartani, Kalasan, Sleman, menemukan bayi perempuan berusia tujuh hari yang ditinggalkan di atas kursi depan rumah pada Minggu (27\/9\/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan bersama sebuah tas berisi perlengkapan bayi.<\/p> Pemilik rumah curiga setelah mendengar tangisan bayi. Saat mencari sumber suara, ia menemukan bayi itu terbaring di kursi di depan rumah.<\/p> Polisi kemudian mengamankan pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa salah satu universitas di Jogja. Keduanya adalah mahasiswi berinisial VN (22) dan mahasiswa berinisial FI (24). Mereka ditangkap di sebuah tempat kos pada 30 September 2026.<\/p> Kepada polisi, keduanya mengaku bingung karena tidak mendapat tempat penitipan anak. Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman, Iptu Cahya Fitriana, mengatakan pasangan tersebut sebelumnya telah mencari tempat penitipan anak, tetapi ditolak karena kapasitasnya sudah penuh.<\/p> \"Sebetulnya niat awal itu tidak ingin menelantarkan anak, mereka sudah mencari tempat penitipan anak tapi waktu itu ditolak karena sudah penuh,\" kata Iptu Cahya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman, Rabu (7\/10\/2026) siang.<\/p> Menurut Cahya, pasangan itu kemudian kebingungan menentukan tempat untuk bayi tersebut. Mereka akhirnya meninggalkan bayi di kursi yang berada dekat tempat penitipan anak tersebut.<\/p> \"Akhirnya dalam perjalanan mereka bingung mau ditempatkan di mana, akhirnya timbul lah ide untuk meninggalkan bayi tersebut di kursi yang dekat dengan tempat penitipan anak tersebut. Idenya dari laki-laki,\" sambungnya.<\/p> ***<\/p> DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"Pasangan Mahasiswa Ditangkap Usai Buang Bayi di Sleman","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-08 04:29:07","post_modified_gmt":"2026-10-07 20:29:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/pasangan-mahasiswa-ditangkap-usai-buang-bayi-di-sleman\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":11},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nImpian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n
Impian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\nAgenda...<\/h2>\n\n\n\n

Impian...<\/h2>\n\n\n\n
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i>\n