Pemerintah Perkuat Kickboxing untuk SDM dan Ekonomi Daerah

Sumber Detik.com
Sumber Detik.com
Sumber Detik.com
Sumber Detik.com

PROBACA.ID – Pemerintah mendorong penguatan kickboxing sebagai bagian dari upaya mengembangkan sumber daya manusia sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah. Langkah tersebut ditempuh melalui penguatan organisasi, pembinaan atlet, serta pembangunan ekosistem olahraga yang terintegrasi.

Hal itu disampaikan dalam acara pelantikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto sebagai Wakil Ketua Bidang Kelembagaan dan Komunikasi Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat KONI pada Rabu (16/9).

Haryo mengatakan olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga memiliki peran dalam pembentukan karakter, pengembangan talenta, dan penciptaan aktivitas ekonomi di daerah.

“Olahraga memiliki dimensi yang lebih luas, di dalamnya terdapat pembentukan karakter, pengembangan talenta, penciptaan aktivitas ekonomi, serta potensi untuk mengangkat nama dan keunggulan daerah. Karena itu, pengembangan ekosistem olahraga perlu dilakukan secara terintegrasi,” kata Haryo dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga

Konten Tidak Tersedia

Menurut dia, penguatan tata kelola dan ekosistem olahraga menjadi bagian penting agar olahraga nasional dapat terus mencetak prestasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Dalam konteks kickboxing, penguatan organisasi dan pembinaan dinilai dapat membuka sinergi antara pengembangan olahraga, pembangunan sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kickboxing disebut sebagai salah satu cabang olahraga yang terus berkembang di Indonesia. Pada SEA Games 2025 di Thailand, kontingen kickboxing Indonesia meraih satu medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu.

Perkembangan pembinaan juga terlihat dalam Kejuaraan Nasional Senior dan Kejuaraan Terbuka Junior Kickboxing 2025. Ajang tersebut diikuti lebih dari 250 atlet yang berasal dari 19 provinsi.

“Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya basis pembinaan kickboxing di berbagai daerah, yang berpotensi mendorong aktivitas ekonomi melalui penyelenggaraan kompetisi dan kegiatan olahraga yang melibatkan sektor akomodasi, transportasi, kuliner, perlengkapan olahraga, jasa penyelenggaraan kegiatan, hingga UMKM daerah,” tuturnya.

Haryo menjelaskan, penguatan ekosistem kickboxing sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap industri olahraga sebagai salah satu sektor yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Industri tersebut tidak hanya mencakup penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga berbagai aktivitas pendukung di sekitarnya.

***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

Diolah dari sumber Detik.com

Facebook
WhatsApp
Print

PILIHAN EDITOR

ARTIKEL TERKAIT

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Advertisement
Advertisement