PROBACA.COM – Apple HomeView dirancang sebagai layar pintar bersama yang selalu tersedia di rumah. Bagi Jennifer Pattison Tuohy, senior reviewer The Verge yang meliput teknologi rumah pintar, pendekatan sederhana ini bisa menjadi alasan keluarganya akhirnya benar-benar memakai perangkat rumah pintar.
HomeView dibanderol 299 dolar AS. Bentuknya menyerupai Apple Watch berukuran besar dengan layar lebih datar dan basis logam seperti HomePod Mini. Perangkat ini disebut cocok ditempatkan di dapur, sementara ukurannya lebih kecil dibandingkan sebagian besar layar pintar yang pernah diuji Tuohy.
Sejumlah reaksi awal mempertanyakan alasan membeli HomeView karena banyak fungsinya sudah tersedia di iPhone atau iPad. Namun, menurut Tuohy, justru itulah inti perangkat ini: menyediakan antarmuka tambahan yang selalu menyala, tidak terkunci, dan berada di tempat yang sama sehingga bisa langsung digunakan siapa pun di rumah.
Tuohy sebelumnya pernah mencoba memakai iPad untuk mengontrol rumah pintar, menjalankan kalender keluarga, dan menjadi perangkat bersama untuk mengatur musik. Eksperimen memasang iPad di dinding itu berlangsung selama beberapa tahun, tetapi tidak berhasil dengan baik.
Menurutnya, sebagian besar iPad lebih mahal, memiliki speaker yang lebih buruk, dan tidak dirancang untuk terus terhubung ke listrik. Ia bahkan menyebut iPad Mini miliknya yang berubah bentuk sebagai akibat dari eksperimen tersebut. iPad juga tidak bisa menjadi hub untuk Apple Home, sedangkan HomeView bisa. Selain itu, iPad mengharuskan perangkat tetap masuk ke akun iCloud pribadi untuk mengontrol perangkat rumah, sementara HomeView menjadi upaya pertama Apple menghadirkan perpindahan pengguna yang lebih mudah.
Apple merancang HomeView sebagai perangkat komunal yang ditempatkan secara permanen di satu lokasi. Posisi tetap ini membuatnya mudah ditemukan saat penghuni ingin mengatur termostat atau memeriksa kalender ketika ponsel tidak ditemukan. Bagi Tuohy, tidak adanya baterai dan layar yang bisa dilepas justru menjadi kelebihan karena perangkat seperti itu bisa berpindah tempat dan kehabisan daya di bawah bantal sofa.
Meski sebagian orang tidak ingin menambah perangkat berlayar di meja atau dinding, keberadaan Echo Show, Google Nest Hub, dan Skylight Calendar di banyak rumah menunjukkan adanya minat terhadap antarmuka semacam ini. Menurut Tuohy, video peluncuran HomeView yang menyasar rumah tangga sibuk dan berpusat pada ekosistem Apple juga memperlihatkan target pengguna perangkat tersebut.
Salah satu fungsi yang paling menarik perhatian Tuohy adalah HomeView sebagai perangkat video call di rumah. Ia mencontohkan situasi ketika ingin menelepon putrinya, tetapi ponsel sang putri mati atau berada dalam mode senyap. Berdasarkan video Apple, jika putrinya berada di rumah, panggilan itu dapat berdering melalui HomeView. Tuohy juga pernah memakai fitur drop-in pada speaker pintar Echo untuk menarik perhatian putrinya.
HomeView menggunakan Siri AI untuk menyediakan informasi personal, meski fitur tersebut memerlukan iPhone yang mendukung AI. iPhone atau iPad juga diperlukan untuk membuat profil pengguna, sementara siapa pun di rumah tetap dapat mengontrol perangkat seperti lampu pintar.
Tuohy melihat HomeView mengisi ruang di antara keinginan keluarga untuk tidak menggunakan ponsel di meja makan atau meja dapur dan kebutuhan untuk memeriksa informasi sederhana, seperti jadwal pertandingan sepak bola Zoey atau asal-usul French toast. Menurutnya, situasi semacam itu sering berakhir dengan seseorang mengeluarkan ponsel, yang kemudian membuat anggota keluarga lain ikut melakukan hal serupa.
Layar pintar dan speaker dari Amazon serta Google sudah membantu kebutuhan tersebut. Namun, versi Apple disebut hadir tanpa iklan seperti pada Echo Show dan berpotensi memiliki masa pakai lebih panjang dibandingkan Pixel Tablet. Kemampuan Siri AI yang disebut “personal context” juga menjadi salah satu pembeda, karena dapat memindai pesan teks dan email untuk menyajikan informasi relevan kepada hingga enam anggota rumah tangga.
HomeView juga menyediakan beragam tampilan yang dapat disesuaikan. Tuohy menilai perangkat ini belum menjadi dasbor rumah pintar impiannya, tetapi bisa menjadi produk yang tepat untuk Apple Home saat ini.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari Theverge
















































