PROBACA.ID – Pernah membayangkan ponsel punya “papan pengumuman” kecil di bagian belakangnya? Bukan untuk menampilkan wallpaper tambahan, melainkan notifikasi, kontrol musik, sampai emoji. Fitur semacam itu akan hadir di Lava Virat Curve yang segera meluncur di India.
Lava menjadwalkan peluncuran Virat Curve pada 21 September pukul 12.00 waktu setempat. Ponsel ini akan dijual melalui Flipkart. Menjelang hari peluncuran, Lava sudah membocorkan spesifikasi utamanya lewat microsite khusus di platform tersebut.
Daya tarik pertama datang dari layar AMOLED 3D melengkung berukuran 6,67 inci. Resolusinya mencapai 1080 x 2400 piksel, dengan refresh rate 120Hz. Sederhananya, refresh rate tinggi membuat gerakan di layar terlihat lebih mulus—seperti mengganti tayangan video yang tersendat dengan video yang mengalir lebih lancar. Layarnya juga memiliki tingkat kecerahan puncak 1.100 nit.
Di balik layar, Virat Curve ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100. Konfigurasinya dipadukan dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Untuk fotografi, Lava memasang kamera belakang 50MP yang menggunakan sensor Sony IMX752.
Namun, bagian belakang ponsel ini menyimpan fitur yang cukup berbeda: “Mini Display”. Layar kecil tersebut dapat menampilkan notifikasi, kontrol musik, pesan khusus, status baterai, dan emoji. Jadi, kamu bisa melihat informasi tertentu tanpa harus selalu berhadapan dengan layar utama.
Urusan daya dipercayakan kepada baterai berkapasitas 6.000 mAh, lengkap dengan dukungan pengisian cepat kabel 45W. Ponsel ini juga dibekali speaker ganda, sertifikasi IP64 untuk perlindungan dari debu dan cipratan air, serta sertifikasi MIL-STD-810H.
Virat Curve menjalankan Android 16 dengan tampilan yang disebut bersih. Lava menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi utama dan pembaruan keamanan selama tiga tahun. Bagian belakangnya memakai lapisan menyerupai kulit, dengan pilihan warna Heritage Indigo dan Makrana Ivory.
Jadi, Lava Virat Curve mencoba memadukan layar utama yang mulus, baterai besar, dan layar mini yang berguna di belakang. Bukan sekadar ponsel dengan bodi melengkung—bagian belakangnya ikut “berbicara”.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber GSMArena
















































