Kota cenderung lebih panas daripada desa karena aspal dan bangunan menyerap serta menyimpan panas matahari, sementara pepohonan yang membantu menyejukkan lingkungan lebih sedikit. Bangunan rapat juga dapat menghambat aliran angin, sedangkan kendaraan, industri, dan unit luar AC menambah panas. Fenomena ini disebut pulau panas perkotaan dan dapat berlangsung hingga malam karena panas yang tersimpan masih dilepaskan secara perlahan; memperbanyak pepohonan dan ruang hijau dapat membantu menguranginya. ***





















































