\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

BERITA TERBARU

\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (5\/8) menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada Kamis (6\/8). Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (5\/8) menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, karhutla menghanguskan sekitar 13 hektare lahan. Kebakaran tersebar di Desa Selingsing, Kecamatan Gantung; Desa Lalang, Kecamatan Manggar; serta Desa Mangkubang, Kecamatan Damar.<\/p>\n\n\n\n

Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada Kamis (6\/8). Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (5\/8) menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu bencana yang terjadi di sejumlah daerah. Kondisi cuaca pada musim kemarau turut meningkatkan potensi kebakaran, sementara di beberapa wilayah lain masyarakat mulai merasakan dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, karhutla menghanguskan sekitar 13 hektare lahan. Kebakaran tersebar di Desa Selingsing, Kecamatan Gantung; Desa Lalang, Kecamatan Manggar; serta Desa Mangkubang, Kecamatan Damar.<\/p>\n\n\n\n

Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada Kamis (6\/8). Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (5\/8) menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3
\n

JAKARTA<\/strong> \u2013 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia dalam periode pemantauan 6 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 7 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu bencana yang terjadi di sejumlah daerah. Kondisi cuaca pada musim kemarau turut meningkatkan potensi kebakaran, sementara di beberapa wilayah lain masyarakat mulai merasakan dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, karhutla menghanguskan sekitar 13 hektare lahan. Kebakaran tersebar di Desa Selingsing, Kecamatan Gantung; Desa Lalang, Kecamatan Manggar; serta Desa Mangkubang, Kecamatan Damar.<\/p>\n\n\n\n

Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada Kamis (6\/8). Kondisi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (5\/8) menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan di Desa Kaliancar dan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran tidak lagi mengancam permukiman maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.<\/p>\n\n\n\n

Kekeringan di Bandung<\/h3>\n\n\n\n

Sementara itu, kekeringan mulai memberikan dampak signifikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n

Sejak Selasa (28\/7), sedikitnya 7.980 kepala keluarga atau sekitar 25.830 jiwa terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.<\/p>\n\n\n\n

BPBD Kabupaten Bandung telah menyalurkan sekitar 148.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.<\/p>\n\n\n\n

Di Sulawesi Utara, karhutla dilaporkan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow pada Kamis (6\/8). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3,5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, dan Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak. Tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla dengan luasan yang lebih besar terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kebakaran berlangsung sejak Rabu (29\/7) dan penanganannya terus dilakukan hingga Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan diperkirakan mencapai sekitar 55 hektare. Lokasi kebakaran meliputi Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek; Kelurahan Mendetek, Kecamatan Makale Utara; serta sebagian wilayah Kecamatan Makale.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Kamis (6\/8) pukul 20.30 WITA. Kondisi di lokasi saat ini dinyatakan terkendali.<\/p>\n\n\n\n

Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, karhutla terjadi di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis (6\/8).<\/p>\n\n\n\n

Luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektare. Petugas berhasil memadamkan api pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Karhutla juga terjadi di Sorong<\/h3>\n\n\n\n

Kebakaran lahan juga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (5\/8).<\/p>\n\n\n\n

Kebakaran terjadi di Desa Malasilen, Kecamatan Sorong Utara, dan Desa Rufei, Distrik Sorong Barat. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 10 hektare, atau bertambah sekitar 5 hektare dibandingkan laporan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Api berhasil dipadamkan pada Rabu (5\/8) pukul 22.15 WIT.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Sorong di Kelurahan Melasilen, Distrik Sorong Utara, pada Kamis (6\/8). Luas area TPA yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Proses pemadaman selesai dilakukan pada hari yang sama dan kondisi lokasi dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n

BNPB juga masih melakukan pendampingan penanganan karhutla di sejumlah provinsi prioritas, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n

Pendampingan dilakukan melalui operasi darat, dukungan tim udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran tinggi.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah berpotensi tingkatkan risiko karhutla<\/h3>\n\n\n\n

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi tersebut terutama diperkirakan terjadi di sebagian Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.<\/p>\n\n\n\n

Cuaca cerah dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.<\/p>\n\n\n\n

Aktivitas atmosfer tersebut juga dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang sesaat, petir, maupun hujan lokal.<\/p>\n\n\n\n

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan BPBD memperkuat patroli terpadu di wilayah rawan karhutla, meningkatkan deteksi dini titik panas, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.<\/p>\n\n\n\n

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, warga diimbau segera melaporkannya agar dapat ditangani sebelum api meluas.<\/p>\n\n\n\n

Untuk daerah yang mengalami kekeringan, pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih dan mengoptimalkan distribusinya kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n

Warga juga diimbau menghemat penggunaan air serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. ***<\/p>\n","post_title":"BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Puluhan Ribu Warga Terdampak Kekeringan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bnpb-catat-karhutla-di-sejumlah-daerah-puluhan-ribu-warga-terdampak-kekeringan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-08-07 18:59:45","post_modified_gmt":"2026-08-07 10:59:45","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=1238","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":751,"post_author":"3","post_date":"2026-07-17 18:59:58","post_date_gmt":"2026-07-17 10:59:58","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di Maluku yang resmi memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) menjadi penggerak kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.<\/p>\n\n\n\n

Menurutnya, proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.<\/p>\n\n\n\n

\"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia,\" ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking melalui sambungan Zoom, Kamis (16\/7).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan pembangunan proyek energi harus berlandaskan prinsip saling menguntungkan. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan investor memperoleh keuntungan sehingga iklim investasi tetap terjaga. Namun, pada saat yang sama, masyarakat Indonesia juga harus menikmati hasil pembangunan.<\/p>\n\n\n\n

\"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Prabowo mengatakan Indonesia sebagai negara tuan rumah memiliki tanggung jawab untuk memberikan kepastian dan kenyamanan kepada para mitra investasi.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar kepada rakyat Indonesia yang masih membutuhkan peningkatan kesejahteraan.<\/p>\n\n\n\n

\"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah,\" imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, hingga industrialisasi harus mampu menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n

\"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya,\" katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan Blok Masela, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.<\/p>\n\n\n\n

\"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini,\" pungkas Prabowo. ***<\/p>\n","post_title":"Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"prabowo-minta-blok-masela-jadi-penggerak-ekonomi-dan-kesejahteraan-indonesia-timur","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-19 12:35:54","post_modified_gmt":"2026-07-19 04:35:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=751","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":733,"post_author":"3","post_date":"2026-07-14 10:13:08","post_date_gmt":"2026-07-14 02:13:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM -- <\/strong>Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dijadikan pijakan besar bagi pemerintah untuk membangkitkan dan memodernisasi gerakan koperasi di seluruh penjuru tanah air.<\/p>\n\n\n\n

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengimplementasikan amanat konstitusi. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, di mana nilai tersebut merupakan jiwa dari koperasi.<\/p>\n\n\n\n

\"Nilai itulah yang menjadi jiwa koperasi, yaitu tumbuh bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,\" tegas Farida Farichah.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah menilai tema Harkopnas ke-79, yaitu \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\", merepresentasikan filosofi sinergi, kolaborasi, dan soliditas. Pemerintah meyakini bahwa kekuatan kolektif gerakan koperasi yang berlandaskan gotong royong dan asas kekeluargaan akan menjadi pilar ketahanan sekaligus fondasi utama bagi stabilitas ekonomi bangsa.<\/p>\n\n\n\n

Dalam upaya mencapai target tersebut, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bersinergi melakukan transformasi total. Peringatan tahunan ini diarahkan sebagai pemantik semangat bersama demi melahirkan ekosistem koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n

\"Mari jadikan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 sebagai semangat bersama untuk membangun koperasi yang semakin modern, akuntabel, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79. Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,\" pungkas Wamenkop. ***<\/p>\n","post_title":"Kemenkop Tegaskan Komitmen Kembalikan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kemenkop-tegaskan-komitmen-kembalikan-koperasi-sebagai-pilar-ekonomi-kerakyatan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-14 10:13:09","post_modified_gmt":"2026-07-14 02:13:09","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=733","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":726,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:41:03","post_date_gmt":"2026-07-12 14:41:03","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong> \u2014 Presiden RI Prabowo Subianto membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil di pedesaan melalui Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang mengusung tema \"Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya\" di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyalurkan kredit skala mikro dan super mikro dengan suku bunga yang jauh lebih murah. Salah satu program unggulan yang akan diintegrasikan adalah pembiayaan tanpa agunan Mekaar, di mana pemerintah memangkas drastis beban bunga tahunan masyarakat dari yang semula sebesar 22 persen menjadi hanya 8 persen.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari sekadar menjalankan fungsi simpan pinjam konvensional dari dana anggota, KDKMP diproyeksikan bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi secara menyeluruh. <\/p>\n\n\n\n

Melalui gerai khusus dalam satu kawasan terpadu, masyarakat nantinya dapat menikmati berbagai fasilitas vital seperti toko sembako untuk pemenuhan kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, serta apotek desa yang menyediakan obat-obatan generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada apotek di perkotaan. <\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan infrastruktur logistik yang mencakup gudang penyimpanan serta ruang pendingin agar hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan milik warga tidak cepat membusuk sebelum dipasarkan.<\/p>\n\n\n\n

Di samping memfasilitasi permodalan dan perdagangan, KDKMP juga ditetapkan sebagai jalur utama penyaluran seluruh barang bersubsidi dari pemerintah. Langkah tegas ini diambil oleh Presiden Prabowo untuk membenahi sistem distribusi nasional agar bantuan negara tepat sasaran dan langsung diterima oleh masyarakat yang berhak, sekaligus menutup rapat celah praktik jual beli barang subsidi secara bebas di pasar. ***<\/p>\n","post_title":"Pangkas Bunga Kredit Mikro Jadi 8%, Presiden Prabowo Jadikan KDKMP Motor Ekonomi Desa","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pangkas-bunga-kredit-mikro-jadi-8-presiden-prabowo-jadikan-kdkmp-motor-ekonomi-desa","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:41:04","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:41:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=726","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":723,"post_author":"3","post_date":"2026-07-12 22:34:07","post_date_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Pemerintah berkomitmen memperkuat sendi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan pesisir. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal diintegrasikan sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendongkrak produktivitas sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan.
Saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12\/7), Presiden memaparkan bahwa KDKMP akan mengusung konsep layanan satu pintu. Fasilitas yang disediakan mencakup kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, hingga apotek desa.
\"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota,\" ujar Presiden Prabowo.
Proteksi Hasil Tani dan Distribusi Subsidi
Demi menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas, pemerintah juga berencana membangun infrastruktur logistik berupa gudang penyimpanan dan ruang pendingin (cold storage) di tingkat desa. Fasilitas ini diharapkan dapat mencegah kerusakan hasil panen para petani sebelum didistribusikan ke pasar.
Selain itu, KDKMP akan memegang peran krusial dalam tata kelola komoditas bersubsidi. Presiden menegaskan seluruh barang subsidi wajib disalurkan lewat koperasi ini guna menutup celah komersialisasi bebas dan memastikan bantuan jatuh ke tangan yang berhak.
Terobosan Baru untuk Koperasi Nelayan
Sektor pesisir juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah bersiap mengukir sejarah baru dengan melengkapi koperasi nelayan lewat fasilitas pabrik es serta gudang pendingin agar kualitas tangkapan laut tetap terjaga optimal.
Tak hanya infrastruktur darat, para nelayan akan difasilitasi kapal-kapal tangkap berukuran besar yang dikelola langsung oleh koperasi. Kendati demikian, bantuan armada ini menggunakan skema pembiayaan mandiri melalui sistem cicilan yang bersumber dari pendapatan hasil tangkapan, bukan sebagai hibah gratis.
Melalui mekanisme pinjaman yang akuntabel ini, perputaran modal diharapkan dapat terus berjalan sehat untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan. ***<\/p>\n","post_title":"Perkuat Ekonomi Desa dan Pesisir, Presiden Prabowo Siapkan KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Terpadu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"perkuat-ekonomi-desa-dan-pesisir-presiden-prabowo-siapkan-kdkmp-jadi-pusat-pelayanan-terpadu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-12 22:34:07","post_modified_gmt":"2026-07-12 14:34:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=723","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":693,"post_author":"3","post_date":"2026-07-03 21:54:08","post_date_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM<\/strong>\u2014Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia tengah bersiap menghadapi puncak musim kemarau ekstrem yang diperparah oleh fenomena anomali iklim El Nino.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan pantauan data iklim terbaru, fenomena El Nino tersebut diprediksi terus berkembang hingga berpotensi mencapai intensitas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, sekitar 37,6 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim kemarau.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, data terkini mencatat sebanyak 47,16 persen wilayah Indonesia juga telah mengalami curah hujan dengan intensitas di bawah normal.<\/p>\n\n\n\n

\"Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti, lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal. Adapun puncak musim kemarau diproyeksikan akan terjadi pada kisaran bulan Juli hingga September,\" ujar Ardhasena dalam keterangan resminya.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Ardhasena menjelaskan bahwa penguatan intensitas El Nino ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah nusantara.<\/p>\n\n\n\n

Kondisi anomali ini berpotensi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung jauh lebih kering dan dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n

Menyikapi ancaman kekeringan tersebut, BMKG mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi dini dan adaptasi mandiri sesuai dengan karakteristik kebutuhan wilayah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n

Secara khusus, perhatian besar diberikan pada stabilitas sektor ketahanan pangan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Ardhasena menekankan pentingnya langkah mitigasi strategis bagi para pelaku di sektor pertanian guna menghindari risiko gagal panen akibat keterbatasan pasokan air.<\/p>\n\n\n\n

\"Bagi sektor pertanian, beberapa langkah yang sangat penting untuk segera diterapkan antara lain adalah penyesuaian jadwal tanam, optimalisasi penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering serta berumur genjah, hingga pelaksanaan diversifikasi tanaman pangan,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mendapatkan data yang akurat, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika perkembangan iklim global maupun regional secara ketat. BMKG juga akan memperbarui seluruh informasi prediksi iklim ini setiap 10 hari sekali. ***<\/p>\n","post_title":"Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino Kuat, BMKG Imbau Masyarakat dan Sektor Pertanian Bersiap","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"pemerintah-antisipasi-dampak-el-nino-kuat-bmkg-imbau-masyarakat-dan-sektor-pertanian-bersiap","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-07-03 21:54:08","post_modified_gmt":"2026-07-03 13:54:08","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=693","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":656,"post_author":"3","post_date":"2026-06-27 14:55:56","post_date_gmt":"2026-06-27 06:55:56","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai permasalahan industri yang berpotensi memicu pemecatan pekerja.
Satgas baru ini dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebagai ketua.
Usai melakukan rapat koordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26\/6\/2026), Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah dan DPR akan rutin menggelar pertemuan. Agenda utamanya adalah memetakan perusahaan yang sedang menghadapi kendala agar langkah pencegahan PHK bisa dilakukan sejak dini.
\"Supaya ini bisa kita satukan semua, kita bekerja bersama-sama untuk melakukan monitoring dan kemudian saling bertukar informasi berkenaan dengan permasalahan di perusahaan yang berpotensi timbulnya PHK,\" ujar Prasetyo.
Saat ini, struktur formal Satgas Mitigasi PHK masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depan, pemerintah berencana melibatkan unsur ketenagakerjaan dari pihak kepolisian guna memperkuat efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi di lapangan.
Ragam Penyebab PHK
Dari hasil pembahasan bersama DPR, Prasetyo mengungkapkan bahwa akar masalah yang dihadapi dunia usaha sangat bervariasi dan tidak bisa disamakan antar-sektor. Ia menegaskan, PHK tidak selalu dipicu oleh faktor klasik seperti kelangkaan bahan baku energi (gas atau batu bara). Dalam beberapa kasus, gelombang PHK justru dipicu oleh konflik manajemen internal.
Selain itu, penurunan permintaan pasar dan kendala permodalan juga menjadi pemicu utama. Satgas bahkan menemukan kasus di mana sebuah perusahaan yang sebenarnya sehat secara operasional, ikut terancam akibat dana mereka tersendat di institusi perbankan yang sedang bermasalah.
\"Apapun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,\" imbuh Prasetyo.
Antisipasi Dinamika Global dan Impor
Meski kondisi di beberapa sektor dinamis, pemerintah memastikan belum melihat adanya tren peningkatan PHK secara meluas di seluruh sektor industri. Risiko terbesar saat ini masih didominasi oleh sektor-sektor yang pasokan bahan bakunya sensitif terhadap fluktuasi harga global serta ketegangan geopolitik.
Guna memperkuat deteksi dini dan mencari jalan keluar, Satgas Mitigasi PHK kini bersinergi dengan Satgas Hilirisasi dan Industrialisasi, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Sinergi lintas sektoral ini difokuskan untuk memetakan komoditas dan bahan baku yang masih bergantung pada jalur impor. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri sekaligus mengamankan pasokan bahan baku bagi keberlanjutan industri domestik.
\"Semua kita coba benahi, semua kita coba perbaiki,\" pungkas Prasetyo.<\/p>\n","post_title":"Satgas Mitigasi PHK Petakan Masalah Industri demi Cegah Pemecatan Massal","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"satgas-mitigasi-phk-petakan-masalah-industri-demi-cegah-pemecatan-massal","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-27 14:55:57","post_modified_gmt":"2026-06-27 06:55:57","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=656","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":643,"post_author":"3","post_date":"2026-06-25 10:22:04","post_date_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content":"\n

JAKARTA, PROBACA.COM - <\/strong>Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 mulai Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta sepanjang tahun 2026 melalui tiga gelombang pelaksanaan.<\/p>\n\n\n\n

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengatakan, pada gelombang pertama yang dimulai Juli mendatang pemerintah menargetkan sekitar 50.000 peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cProgram Magang Nasional Batch 4 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli 2026, dengan rencana awal sekitar 50.000 peserta pada gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang kedua dan ketiga hingga mencapai total 150.000 peserta pada akhir tahun,\u201d ujar Kurnia dalam jumpa pers, Rabu (24\/6).<\/p>\n\n\n\n

Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai sektor. Secara keseluruhan, terdapat 8.056 mitra penyelenggara yang terdiri atas 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah. Kurnia menjelaskan, sepanjang penyelenggaraan program ini, jumlah perusahaan mitra tersebut bertambah di setiap batch-nya.<\/p>\n\n\n\n

\"Dari keseluruhan mitra, di antaranya terdapat 874 entitas BUMN yang turut berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara,\" tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Jika dilihat dari pemetaan industri, sektor perbankan milik negara atau BUMN menjadi kontributor terbesar dengan menyediakan 1.033 program magang. Posisi berikutnya diikuti oleh sektor rumah sakit swasta (191 program), konsultasi manajemen (168 program), perdagangan makanan dan minuman (167 program), serta industri properti dan pengelolaan aset (151 program).<\/p>\n\n\n\n

Kurnia menjelaskan, proses pendaftaran dimulai dari perusahaan dan instansi mitra yang membuka lowongan pemagangan serta mengajukan kebutuhan posisi yang tersedia. Setelah itu, calon peserta dapat mendaftar melalui platform MagangHub dengan memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian.<\/p>\n\n\n\n

\u201cCalon peserta mendaftar melalui platform MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id, dengan memilih paling banyak dua posisi pemagangan sesuai minat dan bidang keahlian,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Setelah proses pendaftaran, perusahaan akan melakukan seleksi dan mengumumkan hasil rekrutmen melalui platform yang sama. Peserta yang lolos kemudian menandatangani Perjanjian Pemagangan dan menjalani masa magang selama enam bulan.<\/p>\n\n\n\n

Selama menjalani masa magang enam bulan, peserta akan mendapatkan sejumlah benefit, antara lain uang saku bulanan setara UMP\/UMK, jaminan sosial, serta sertifikat resmi pemagangan. Tak hanya itu, peserta juga berpeluang besar untuk langsung diserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.<\/p>\n\n\n\n

Selama mengikuti program, peserta diwajibkan mengisi laporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di tautan monev.maganghub.kemnaker.go.id dan divalidasi oleh mentor masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh Sertifikat Pemagangan dan berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.<\/p>\n\n\n\n

Persyaratan Calon Peserta<\/p>\n\n\n\n

Berikut adalah persyaratan utama untuk dapat mendaftar sebagai peserta Program Magang Nasional Batch 4:<\/p>\n\n\n\n

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan secara resmi dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).<\/p>\n\n\n\n

2. Merupakan lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

3. Khusus untuk pemegang sertifikat profesi, batas waktu kelulusan diberikan kelonggaran hingga maksimal dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n

4. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.***<\/p>\n","post_title":"Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli, Berikut Syaratnya","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"program-magang-nasional-batch-4-dimulai-juli-berikut-syaratnya","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-25 10:22:04","post_modified_gmt":"2026-06-25 02:22:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=643","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":492,"post_author":"3","post_date":"2026-06-12 21:48:13","post_date_gmt":"2026-06-12 13:48:13","post_content":"\n

JAKARTA, probaca.com<\/strong> \u2014 Ketertarikan investor global terhadap instrumen keuangan Indonesia kembali menguat. Kepercayaan ini terbukti dari keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) senilai USD 1,5 miliar yang disambut sangat positif oleh pasar keuangan dunia.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan keterangan resmi Danantara pada Jumat (12\/6), antusiasme pasar terlihat dari lonjakan peak orderbook<\/em> yang menyentuh angka USD 4,6 miliar. Jumlah permintaan ini melesat lebih dari tiga kali lipat dari total obligasi yang ditawarkan. Permintaan yang melimpah tersebut datang dari deretan investor institusi papan atas di wilayah Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia.<\/p>\n\n\n\n

Pencapaian besar ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku pasar internasional menilai Danantara Indonesia memiliki fondasi institusi yang kokoh dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Di tengah situasi ekonomi global yang menantang, kemampuan menarik minat investor dalam skala besar menjadi prestasi yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n

Kesuksesan ini bahkan diraih saat pasar keuangan dunia masih diselimuti ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik. Ditambah lagi, tren kenaikan imbal hasil (yield<\/em>) obligasi pemerintah Amerika Serikat yang biasanya memicu sikap hati-hati investor, terbukti tidak menyurutkan minat terhadap instrumen milik Danantara ini.<\/p>\n\n\n\n

Misi Besar Danantara<\/p>\n\n\n\n

Besarnya permintaan investor terhadap obligasi ini menunjukkan bahwa pasar internasional menilai Danantara memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta arah pengembangan bisnis yang jelas.<\/p>\n\n\n\n

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa target jangka panjang Danantara masih cukup besar. Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong jajaran pimpinan Danantara untuk terus meningkatkan kinerja dan memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,\u201d tegas Presiden dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia bebera waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa perusahaan yang dikelola dengan baik umumnya memiliki tingkat pengembalian aset (return on asset) minimal 10 persen. Namun dalam tahap awal, Presiden menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian minimal 5 persen kepada negara setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa keberadaan Danantara merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat pengelolaan kekayaan negara melalui lembaga yang sebanding dengan sovereign wealth fund di tingkat global.<\/p>\n\n\n\n

Ke depan, Danantara diharapkan tidak hanya menjadi pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Investasi Global Optimis, Obligasi Perdana Danantara Indonesia Kelebihan Permintaan Hingga 3 Kali Lipat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"investasi-global-optimis-obligasi-perdana-danantara-indonesia-kelebihan-permintaan-hingga-3-kali-lipat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-12 21:48:14","post_modified_gmt":"2026-06-12 13:48:14","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=492","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":2},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 2 of 3 1 2 3

Nasional

Berisi kabar terbaru dan hal-hal penting yang sedang terjadi menyangkut kebijakan, politik, dan kemasyarakatan secara nasional.

Laman 2 of 3 1 2 3