PROBACA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum ingin segera memutuskan usulan pelaksanaan car free day (CFD) selama dua hari dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu. Menurut Pramono, rencana tersebut masih harus dikaji, terutama karena sejumlah lokasi CFD berada di jalur penting Ibu Kota.
“Car Free Day memang di Jakarta ini hampir di semua kota ada. Tetapi yang selalu menjadi pertanyaan dasar adalah di Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said. Karena ini saya tidak ingin terlalu buru-buru,” ujar Pramono kepada wartawan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Pramono menyampaikan, pelaksanaan CFD di kawasan seperti Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said berkaitan dengan penutupan jalan. Karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan persetujuan serta dampaknya terhadap warga yang menggunakan jalur tersebut.
“Maka saya minta sekarang ini didalami, dipelajari apa yang menjadi usulan untuk dua hari, dan juga tentunya kita tanyakan kepada warga. Jangan sampai keinginannya untuk membuat warga sehat ternyata malah membuat warga tidak sehat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat juga harus menanggung dampak dari pengalihan atau penutupan jalan selama CFD berlangsung.
“Karena harus menanggung beban yang apa, jalan yang ditutup dan sebagainya dan sebagainya,” tambahnya.
Atas pertimbangan tersebut, Pramono menyatakan keputusan mengenai wacana CFD dua kali dalam sepekan akan diambil setelah proses pendalaman selesai.
“Sehingga dengan demikian pasti kami akan putuskan pada saat yang tepat,” tutupnya.
Wacana CFD pada Sabtu dan Minggu sebelumnya diusulkan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat. Usulan tersebut ditujukan untuk membantu mengatasi polusi udara di Jakarta.
Pramono mengatakan usulan itu telah dibaca dan dinilai rasional. Pembahasan mengenai rencana tersebut juga telah dilakukan secara internal di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Yang pertama, saya sudah membaca usulan tersebut dan sebenarnya usulan itu cukup rasional. Maka di internal Balai Kota, kami sudah melakukan pembahasan. Nanti pada saatnya tentunya kita putuskan,” kata Pramono di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).
Selain kawasan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said, Pramono menyebut pelaksanaan CFD di Jakarta tidak hanya terpusat di dua kawasan tersebut. Sejumlah wilayah kota administrasi di Jakarta juga telah memiliki ruang untuk menggelar kegiatan CFD.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber Detik.com
















































